Hal tersebut dapat kecaman keras dari anggota DPRD kabupaten Bangkalan komisi D, jika pihaknya besok akan melakukan sidak ke puskesmas Banjar dan jika nantinya pihaknya diketahui bersalah maka ia tidak segan-segan untuk menonaktifkan Kepala Puskesmas Banjar.
“Saya mengecam keras atas tindakan yang dilakukan oleh oknum yang tidak mau bertanggung besok akan saya lakukan sidak ke Puskesmas Banjar, atas laporan dan keluhan masyarakat desa Banjar terkait pelayanan di puskesmas Banjar,” tegasnya.
Bahkan pihaknya tidak akan segan-segan melakukan penonaktifan kepada oknum Kepala Puskesmas Banjar jika memang nantinya diketahui adanya temuan di puskesmas Banjar tersebut.
“Jika memang nantinya kami menemukan adanya kejanggalan yang terjadi pada tubuh pelayanan Kesehatan Puskesmas Banjar maka kami akan lakukan rapat internal dan kami tidak segan-segan untuk menonaktifkan atau memindahkan kepala puskesmas Banjar,”Ungkapnya
Dalam pemberitaan sebelumnya hal tersebut menimpa pada pasien inisial S warga Banjar, dirinya merasa kecewa karena saat ingin memeriksakan kandungan karena mengalami pendarahan.





