KEPALA Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangkalan, H. Hasan Faisol, mengimbau seluruh masyarakat, khususnya pihak sekolah mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA, agar tidak melaksanakan latihan gerak jalan di jalan raya karena dinilai sangat membahayakan keselamatan.
Imbauan tersebut disampaikan H. Hasan Faisol menjelang pelaksanaan berbagai kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang biasanya diikuti dengan latihan gerak jalan oleh para pelajar.
Ia meminta para kepala sekolah dan dewan guru untuk menyampaikan kepada seluruh peserta didik agar tidak menggunakan badan jalan sebagai lokasi latihan.
“Mohon disampaikan kepada anak-anak didik untuk tidak latihan gerak jalan di jalan raya karena sangat membahayakan, baik bagi diri sendiri maupun para pengguna jalan lainnya, apalagi jika dilakukan pada malam hari,” ujarnya Senin (03/08).
Menurutnya, latihan di jalan raya berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas dan mengganggu arus kendaraan. Karena itu, Dishub Bangkalan mengarahkan agar kegiatan latihan dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.
H. Hasan Faisol menyarankan agar sekolah memanfaatkan fasilitas umum maupun area yang memiliki ruang cukup luas, seperti alun-alun, Stadion SDB, halaman sekolah, maupun halaman kantor pemerintahan.
“Tempat-tempat tersebut cukup luas dan bisa dimanfaatkan untuk latihan demi keselamatan bersama,” katanya.
Dishub Bangkalan berharap seluruh sekolah dapat mematuhi imbauan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan para pelajar dan pengguna jalan.
Dengan memindahkan latihan ke lokasi yang aman, kegiatan persiapan gerak jalan tetap dapat berlangsung tanpa menimbulkan risiko kecelakaan.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keselamatan lalu lintas selama rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan berlangsung di Kabupaten Bangkalan.





