Surabaya – Memperingati hari lahirnya yang ke-58, TPA Jam’iyyatul Athfal Al Mauludiyyah Surabaya (JAAS) memberikan santunan kepada anak yatim piatu dengan gelar Pengajian Dzikir dan Sholawat bertampat di Kebangsren Gang 2 Lebar Surabaya, Minggu (26/6/2023) malam.
Dalam kegiatan tersebut, masing-masing anak mendapat santunan uang dan beras. Selain pemberian santunan, diterangkan oleh Ketua TPA Jam’iyyatul Athfal Al Mauludiyyah Surabaya (JAAS) Muhammad Solichin, di hari milad ke-58, sebelumnya, Sabtu malam (25/06) di gelar Pentas Kesenian dan H+1 ini, diisi dengan Santunan anak yatim piatu, serta Pengajian Dzikir dan Sholawat. Dimana kegiatan pengajian siraman rohani tersebut diisi ceramah oleh KH Bangun Samudra.
“Santunan anak yatim piatu dan Pengajian ini, merupakan rangkaian kegiatan Milad. Sebelumnya ada kegiatan yang dilakukan, seperti Pentas Kesenian, tasyakuran, pemotongan tumpeng, menari hingga pentas teater berjudul “Pocong Doleng“, kata Solichin.

Ia menambahkan, santunan anak yatim piatu ini, merupakan bentuk kegiatan sosial dan kepedulian terhadap sesama.
“Karena kegiatan itu, sekaligus mengajarkan kita khususnya para santri untuk saling berbagi, semoga dengan memberikan sebagian rezeki untuk santunan pada mereka, bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” terangnya.
Menurutnya, lewat kegiatan santunan anak yatim di hari Milad TPA JAAS, mengajak semua santri agar gemar bersedekah dan berzakat, karena dengan memberi akan menjadi ladang pahala. Tak hanya itu, Segenap pengurus dan santri TPA JAAS mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat khususnya orang tua santri dan donatur yang telah memberikan sebagian rezeki demi suksesnya Milad ke-58.
“Dengan memberikan perhatian dan rizkinya kepada anak-anak yatim piatu ini, semoga di usia ke-58 TPA JAAS terus maju, sukses selalu, tetap kompak dan solid, sehingga kedepannya terus bertambah banyak santri yang mengaji, mengkaji, menghafal dan memahami isi Al-Quran di TPA Jam’iyyatul Athfal Al Mauludiyyah Surabaya,” tutupnya.
Reporter: Jerix





