Mojokerto – Selama empat hari acara Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) tingkat Provinsi Jatim, yang dipusatkan di Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto, mulai pada 5 Mei sampai 8 Mei 2023 berjalan dengan lancar dan baik.
Diketahui, dalam kegiatan yang melibatkan dari dewan juri serta 90 Kyai, 30 panitera dan ratusan panitia dengan diikuti 1.148 santri di seluruh Jawa Timur, dengan menghasilkan para santri juara yang akan menjadi kafilah sebagai ajang MQK Nasional ke 7 di Ponpes Sunan Drajat Lamongan, pada bulan Juli 2023 mendatang.
Sementara itu, dari beberapa juara yang telah berhasil terbanyak di raih diantaranya Kota Kediri, Gresik dan juara ketiga adalah Kab. Kediri.
Para peraih kejuaraan tersebut akan diberi piagam penghargaan dan uang pembinaan sesuai kemampuan anggaran dari Kementerian Agama Propinsi Jawa Timur selaku penyelenggara kegiatan tersebut.
Mohammad As’adul Anam selaku Ketua Panitia menyampaikan, terkait penghargaan kepada santri untuk sementara ini belum diberikan, mengingat karena memang waktu yang tidak memungkinkan, serta sambil menunggu anggaran yang belum turun.
“Sebelumnya sudah pernah disampaikan oleh MC pemberian piagam akan diberikan melalui Kasi PD Pontren Kab./Kota untuk didistribusikan ke para juara,” ungkap As’adul Anam yang juga Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Jawa Timur.
Lebih lanjut Anam menambahkan bahwa untuk sementara yang diberikan adalah piagam dari beberapa majelis, saat penutupan baru 6 majelis dan selebihnya akan diberikan kepada Kasi PD Pontren Kemenag Kabupaten atau Kota. Nantinya akan disampaikan kepada para juara beserta dengan uang pembinaan berdasarkan pertimbangan.
“Kenapa piagam dan uang pembinaan tidak diberikan saat penutupan? karena waktu menunjukkan 00.25 sehingga tidak memungkinkan untuk diberikan semua,” tutur Mantan Kepala Kemenag Kabupaten Pasuruan.
“Jadi kalau ada pemberitaan yang tidak ada penghargaan itu tidak benar, penghargaan itu tetap ada tapi belum tersampaikan kepada para santri,” Imbuh Anam.
Anam menambahkan, bahwa dengan berakhirnya kegiatan MQK 2023, selaku panitia Kemenag Jatim, menyampaikan ucapan terima kasih ke PP. Amanatul Ummah Pacet Mojokerto, para Dewan Hakim, panitia lokal dan Kanwil kemenag Jatim .
“Semoga gelaran ini menghasilkan kafilah MQK Jatim yg terbaik sehingga bisa menghantarkan Jatim menjadi juara umum lagi,” pungkasnya. (red*)