MK Tolak Gugatan Machfud-Mujiman, Eri-Armuji Lolos! Jadi Wali Kota Surabaya Meneruskan Kebaikan

2 min read
Spread the love

Jakarta, Harianradar.com – Mahkamah Konstitusi (MK) putuskan menolak gugatan pasangan calon Machfud Arifin-Mujiaman terkait hasil Pilkada Kota Surabaya dalam sidang pleno terbuka.

Dengan demikian, MK menegaskan kemenangan Eri Cahyadi-Armudji dalam Pilkada Surabaya adalah sah.

Perlu diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan perkara hasil pemilihan wali kota (Pilwalkot) Surabaya nomor 88/PHP.KOT-XIX/2021 tidak dapat diterima.

MK menyatakan pemohon, dalam hal ini pasangan calon nomor urut 2 Machfud Arifin dan Mujiaman, tidak memiliki kedudukan hukum mengajukan permohonan tersebut.

“Dalam pokok permohonan, menyatakan permohonan pemohon tidak dapat diterima,” ujar Ketua MK Anwar Usman dalam persidangan pembacaan putusan sela, Selasa (16/2/2021).

Berdasarkan penilaian atas fakta dan hukum, Mahkamah berkesimpulan eksepsi termohon dan pihak terkait mengenai kedudukan hukum pemohon beralasan menurut hukum.

Hal ini karena jumlah perbedaan perolehan suara pemohon dengan pasangan calon peraih suara terbanyak, yakni pasangan calon nomor urut 1 Eri Cahyadi dan Armuji, melebihi ambang batas yang ditentukan.

Seharusnya, selisih suara agar dapat mengajukan sengketa hasil adalah paling banyak 0,5 persen atau setara dengan 14.795 suara. Sementara, selisih perolehan suara keduanya sebanyak 145.746 suara atau 13,89 persen, karena Machfud Arifin-Mujiaman memperoleh 451.749 suara, sedangkan Eri Cahyadi-Armuji mendapatkan 597.540 suara.

Anggota majelis hakim MK Manahan Sitompul menjelaskan, selisih perolehan suara melebihi persentase sebagaimana disyaratkan pasal 158 ayat 2 huruf d Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016. Kemudian, Mahkamah menimbang dalil pemohon yang menyebutkan adanya kecurangan secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) di seluruh wilayah Kota Surabaya oleh Eri Cahyadi-Armuji.

Kecurangan itu adalah keterlibatan Wali Kota  Surabaya Tri Rismaharani dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dengan menggunakan program dan kebijakan pemkot untuk memenangkan Eri Cahyadi-Armuji. (UMR)

Baca Juga  Polisi Tangkap Dua Pelaku Anak-Anak Begal HP Guru Besar ITS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *