Cikarang Timur, 13 Maret 2025 – Dalam rangkaian kegiatan Reses II Tahun Anggaran 2024-2025,
anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Akhmad Marjuki, S.M., M.M., mengunjungi Desa
Tanjungbaru, Kecamatan Cikarang Timur. Pada kesempatan tersebut, Akhmad Marjuki
mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat yang sangat beragam, dengan beberapa di antaranya
menyentuh isu-isu yang tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi.
Dalam kegiatan tersebut, Akhmad Marjuki menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak,
baik itu pemerintah provinsi, kabupaten, maupun pihak-pihak terkait lainnya. “Penyelesaian masalah
tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Kolaborasi dan sinkronisasi program lintas pemerintah
sangatlah dibutuhkan untuk mencapai hasil yang optimal,” ujar Akhmad Marjuki.
Beberapa aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat Desa Tanjungbaru mencakup permasalahan
infrastruktur, seperti kerusakan jalan, kurangnya penerangan jalan umum, dan kebutuhan untuk
pelebaran makam. Akhmad Marjuki mengakui bahwa beberapa masalah yang disampaikan tersebut
berada di luar kewenangan pemerintah provinsi, namun ia tetap berkomitmen untuk mengupayakan
akselerasi solusi melalui koordinasi lintas pemerintahan.
“Sebagai anggota Partai Golkar yang memiliki 10 anggota fraksi, kami memiliki kesempatan untuk
menggabungkan kekuatan dalam melakukan akselerasi penyelesaian masalah, baik di tingkat provinsi
maupun kabupaten,” tambah Akhmad.
Akhmad Marjuki berharap bahwa dengan adanya kolaborasi yang baik, setiap aspirasi yang
disampaikan oleh masyarakat akan dapat diprioritaskan dan diselesaikan dengan lebih cepat, demi
kesejahteraan bersama. “Kami akan terus memperjuangkan aspirasi yang masuk, agar setiap masalah
yang dihadapi masyarakat dapat segera teratasi,” ujarnya menutup.
Reses II TA 2024-2025, Akhmad Marjuki Dorong Kolaborasi Lintas Pemerintah untuk Penyelesaian Masalah Masyarakat





