Surabaya, – Musyawarah pembentukan Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) Apartemen Purimas Gunung Anyar sekaligus penyusunan program kerja dan pemilihan Ketua Pengurus dan Ketua Pengawas periode 2023 – 2026, Minggu (19/2/2023) sejak pukul 10.00 – 19.00 WIB berjalan lancar.
Kegiatan ini juga disaksikan oleh perwakilan Forkompinca Gunung Anyar dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Irvan Widyanto dan Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Imam Syafii.
Ketua Pengurus P3SRS Apartemen Purimas terpilih adalah Fhatia Nahdi. Sedangkan Magdalena Christiana terpilih menjadi Ketua Pengawas P3SRS Apartemen Purimas.
“Pembentukan P3SRS Apartemen Purimas setelah dari Notaris nanti dicatatkan ke Pemkot oleh Pengurus terpilih,” ujar Riza, Ketua Panita Musyawarah (Panmus).
Ketua Pengurus P3SRS Apartemen Purimas terpilih, Fhatia Nahdi bersyukur Alhamdulilah sekaligus mengucapkan Innalilahi.
“Alhamdulilah-nya berusaha untuk mengajak warga Apartemen Purimas ini guyub rukun, berakhlak dan beradab agar menjadikan apartemen keluarga yang adem ayem,” tutur Thia.
Ia berjanji akan berusaha komunikatif, menghargai dan menghormati warga Apartemen Purimas serta mengedepankan musyawarah setiap ada permasalahan.
“Harapan saya, inves dari warga APM yang sekarang ini, karena saya kasihan melihat fasum dan juga kenyamanan yang belum tercapai,” pintanya.
Sementara itu, Ketua Pengawas, Magdalena Christiana mengatakan yang paling diharapkan adalah kepengurusan yang baru ini mendapat dukungan dari semua warga Apartemen Purimas.
“Jangan ada lagi warga yang mengatasnamakan kepentingan pribadi mau membuat susah kerja pengurus,” himbaunya.
Ia memastikan berkomitmen mendukung pengurus supaya mereka bisa bekerja dengan profesional, bijaksana yang intinya sampai nihil komplain dan tindakan-tindakan yang bersifat agresif negatif.
“Kunci dari semua itu adalah memenangkan hati warga,” pesannya.
Lalu lanjut Magdalena juga ingin ada upaya membangun hubungan antar warga ini dalam bentuk kekeluargaan yang betul-betul guyub dalam persaudaraan yang sejati.
“Bukan hanya halo selamat pagi, tetapi betul-betul ada rasa kebersamaan dan kepedulian,” harapnya.
Selain itu, dia meminta pengurus menjalin hubungan baik dengan in house, baik itu dengan security, cleaning service dan juru parkir.
“Supaya mereka tidak merasa sebagai pesuruh, tetapi menjadi sebuah keluarga,” pungkasnya.





