Surabaya – Pemerintah Kota ( Pemkot ) Surabaya mulai melakukan pemasangan ornamen khas pecinan menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2023. Pernak-pernik itu dipasang oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di berbagai tempat ikonik.
Agus Hebi Djuniantoro Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya mengatakan, pemasangan Ornamen Khas Pecinan itu sudah ada yang dibuat dan sebagian sudah terpasang.
βKita pasang di tempat-tempat ikonik di Surabaya. Seperti pada saat momen Natal dan Tahun Baru ( Nataru ) kemarin,β kata Hebi, Selasa (10/1/2022).
Ornamen Khas Pecinan itu rencananya akan menghiasi Kawasan Balai Kota, Balai Pemuda, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Tunjungan hingga Jembatan Sawunggaling. Selain itu, di Kawasan Pecinan Kya-kya , juga akan ditambahi Ornamen dan sedikit perbaikan.
β Ornamen -ornamen itu berbeda dari yang sebelumnya, seperti yang berada di Jembatan Sawunggaling itu, nanti ada Tulisan-tulisannya. Ada Ornament Lampion dari Akrilik di Pohon dan Ornamen menarik lainnya,β paparnya.
Hebi menargetkan, Pemasangan Ornamen Khas Pecinan dalam menyambut Tahun Baru Imlek itu, akan selesai pada pekan depan. βNanti ada juga Pemasangan Ornamen Khas Pecinan yang bentuknya besar, rencananya di Balai Kota dan Jembatan Sawunggaling,β tuturnya.
Pemasangan Pernak-pernik pada saat menjelang Perayaan Hari Besar Umat Beragama ini, merupakan bagian dari wujud Surabaya Kota Toleransi. Maka dalam mewujudkan hal itu, Wali Kota Eri Cahyadi berpesan kepada seluruh Umat Beragama di Surabaya, bahwa Toleransi bukan sekadar diwujudkan secara Lisan.
βSaya berharap Toleransi di Kota Surabaya tidak hanya diucapkan secara Lisan, namun juga diwujudkan dalam setiap menyambut Peringatan Hari Besar Keyakinan tertentu. Seperti ketika peringatan Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru),β pungkas Wali Kota Eri Cahyadi.












