Iklan Promo
Iklan Promo

Iklan Harian Radar!

Dapatkan penawaran menarik hanya untuk Anda. Jangan lewatkan kesempatan ini!

Hubungi Agen

Ini Data 10 Kabupaten Kota Tertinggi Angka Pernikahan dan Perceraian di Jatim

Alokasi anggaran untuk Percepatan Penurunan Stunting di Jawa Timur dengan rincian Provinsi: 86.312.453.000, DAK Fisik: 12.535.429.000, DAK BOKB: 190.828.010.000, Jumlah: 289.675.892.000.

Hasil Sensus Penduduk 2020 bahwa jumlah penduduk Indonesia adalah 270,20 juta jiwa dan 25,87% adalah Generasi Milenial.

Sedangkan di Jawa Timur adalah 40,67 juta jiwa dan LPP Jawa Timur 2000 s/d 2010 adalah 0,76% dan 2010 s/d 2020 adalah 0,79%, jumlah penduduk usia produktif usia 15-64 tahun di Jawa Timur meningkat dari 56,34% menjadi 71,65% atau yang dikenal dengan Bonus Demografi.

Kemudian TFR Indonesia SDKI 2012 (2,6), SDKI 2017 (2,4) dan di Jawa Timur SDKI 2012 (2,3) SDKI 2017 (2,1).

Data Dispensasi Kawin berdasarkan data Pengadilan Tinggi Agama Surabaya (DP3AK) Provinsi Jawa Timur Bulan Januari s/d Agustus 2022, bahwa jumlah perkara diterima 10.275 Kasus dan dikabulkan 9.863 Kasus atau 96%.

Selanjutnya 10 Kabupaten/Kota yang tertinggi Pernikahan adalah, Jember (880), Malang (845), Kraksaan (770) Lumajang (566) Banyuwangi (563) Bondowoso (471), Pasuruan (464) Bojonegoro (369) Situbondo (346) dan Kediri (346).

Untuk data perceraian berdasarkan Pengadilan Tinggi Agama Surabaya (DP3AK) Provinsi Jawa Timur, dari bulan Januari s/d Mei 2022, “9.121 Kasus, sedangkan 10 Kabupaten/Kota yang tertinggi Perceraian adalah, Malang (707) Kota Surabaya (620) Banyuwangi (571), Jember (551), Sidoarjo (424) Blitar (376), Lumajang (327) Tuban (319) Bojonegoro (304) dan Kraksaan (297),” pungkasnya.

Iklan Promo
Iklan Promo

Iklan Harian Radar!

Dapatkan penawaran menarik hanya untuk Anda. Jangan lewatkan kesempatan ini!

Hubungi Agen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *