Berdasarkan data Survey Status Gizi Balita Indonesia (SSGI) 2021 bahwa angka stunting Nasional 24,4; sedangkan Jawa Timur 23,5, dengan Target (2022: 20,13); (2023: 16,83) dan (2024: 13,51).
Selanjutnya 10 Kabupaten/Kota yang prevalensi angka stunting nya masih tertinggi adalah, Bangkalan (38,9) Pamekasan (38,7) Bondowoso (37) Lumajang (30,1) Sumenep (29) Kota Surabaya (28,9) Mojokerto (27,4) Malang (25,7) Kota Malang (25,7) dan Nganjuk (25,3).
Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri dari unsur Bidan/Tenaga Kesehatan lainnya, TP-PKK dan Kader KB. Jawa Timur sebanyak 31.243 TPK atau 93.729 orang TPK yang tugasnya adalah mendampingi keluarga beresiko stunting Calon Pengantin/Calon Pasangan Usia Subur; Ibu Hamil, Ibu Pasca Persalinan dan Anak usia 0-59 bulan.