Bangkalan – Pembangunan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) dapat di apresiasi oleh masyarakat Madura, Khususnya pelanggan ULP Blega.
Pekerjaan fisik jaringan sepanjang 24 Kilometer sirkuit (KMS) di mulai dari lokasi tangkel sampai paterongan, Kabupaten Bangkalan dan estimasi pekerjaan akan rampung 1 bulan terhitung 21 April 2026
Namun fakta di lapangan pekerjaan masih terus dikerjakan hingga melampaui estimasi yang sudah di tentukan.
Dilokasi pekerjaan dikerjakan berbagai PT yang berbeda. Mirisnya, Pekerjaan yang di kerjakan oleh 2 nama PT yang berbeda namun pemilik orang satu.
Saat dikonfirmasi ke salah satu pengawas di lapangan Rochi Hariyono terkait ijin pekerjaan yakni rekomtek PU dan SPK, Iya tidak membawa ijin pekerjaan tersebut.
“Iya pak, Rekomtek dan SPK kami tidak membawa, kalau SPK ada di kantor, nanti kami kirimkan melalui whatsap pribadi samean pak.
Iya menjelaskan, “Saya dari pekerja PT Purnama Aura Elektrikal dan PT Cahaya yang samean sebutkan sekalian ku mintakan ijin pekerjaannya, Karena 1 pemborong yang mengerjakan.” Kata Hariyono, salah satu pengawas di lapangan kepada media ini, Minggu (14/06) siang
Masih kata Hariyono menambahkan melalui pesan Whatsap pribadinya, Ngapunten mas tadi saya juga ketemu pengawas PLN Blega terkait PK bisa datang ke ULP Blega, bilangnya gitu tadi.” tambahnya
Ditempat terpisah, Saat awak media mengkonfirmasi assisten manager kontruksi distribusi, Iwan Satrio Cahyono mengatakan, Kalau untuk rekomtek dan SPK kami tidak pegang, karena yang pegang hanya cabang Pamekasan.
“Salinan rekomtek dan SPK saja tidak pegang mas.” Ujar Iwan melalui telpon pribadinya.
Terimakasih untuk sarannya, masih kata Iwan, Nanti kami akan perbaiki dan kordinasi ke cabang Pamekasan ya.
” Untuk K3 pekerja, nanti kami koordinasikan kembali ke cabang, dan untuk pengawasan dari pihak kami itu setiap hari mobile dan minim petugas juga, Dari cabang saja pengawas hanya 2 orang saja.” Jelasnya.





