Medsos Berujung Petaka: Gadis 16 Tahun di Sidoarjo Jadi Korban Seksual Pemuda Jaksel

Surabaya, – Subdit II Ditressiber Polda Jatim mengungkap kasus pornografi dengan korban anak di Bawah umur.

Seorang pemuda yang menjadi pelakunya diamankan. Dia adalah AMA (28), asal Solok, Sumatera Barat yang tinggal di Jakarta Selatan.

Sementara korbannya adalah MR (16), asal Sidoarjo.

Kasubdit II Siber Polda Jatim, AKBP DR Nando Dyanata menjelaskan bahwa kasus ini terungkap setelah pihaknya mendapat laporan pada 4 Juli 2025.

Saat itu, keluarga korban melaporkan bahwa anaknya menjadi korban pornografi oleh pelaku melalui media social (medsos).

“Kata keluarganya, korban ini kerap disuruh mengirimkan video atau foto telanjang kepada tersangka ini. Kalau tidak mau menuruti permintaannya itu, korban diancam video atau foto telanjangnya akan disebar di medsos,” kata Nando di Mapolda Jatim, Jumat (15/8/2025).

Menurut Nando, puncaknya kasus ini terungkap setelah korban tidak mau lagi menuruti permintaan tersangka. Dari situlah, tersangka naik pitam atau marah, lantas menyebarkan video hingga foto telanjang korban ke sejumlah medsos. Dari Facebook, Telegram hingga X.

“Setelah kami lakukan serangkaian penyelidikan, tersangka ini kemudian dapat kami amankan di tempat tinggalnya,” jelasnya.

Di hadapan penyidik, tersangka AMA mengaku sudah berpacaran dengan korban melalui medsos selama setahun ini.

Dia tidak pernah bertemu, hanya cinta melalui medsos.

“Saya awalnya kenalan lewat Facebook. Lalu tukar nomor WhatsApp (WA). Akhirnya sering chat, telepon, video call,” ungkap AMA saat dirilis di Mapolda Jatim.

AMA mengaku tindakan melawan hukum itu ia lakukan karena hanya ingin memuaskan hasratnya saja, tidak lebih.

“Saya minta maaf. Saya menyesal,” tuturnya.

Kini, AMA telah ditahan di Polda Jatim. Penyidik tengah mendalami apakah tersangka mengalami kelainan seksual atau tidak.

Iklan Promo
Iklan Promo

Iklan Harian Radar!

Dapatkan penawaran menarik hanya untuk Anda. Jangan lewatkan kesempatan ini!

Hubungi Agen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *