Bangkalan – Kasus penembakan di Lantek Barat, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan yang mengakibatkan tewasnya seorang pria bernama Monnos asal Desa Dabung menjadi misteri bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Bangkalan.
Atas kejadian penembakan itu, di Kabupaten Bangkalan terdengar sangat memprihatinkan dan masyarakat menyebut di Kabupaten Bangkalan itu merupakan Kota koboy dan tempat ajang perjudian.
Bahkan, Kasus tersebut (Penembakan) sampai saat ini masih tahap penyelidikan dan belum terungkap hingga bergulir 7 bulan berjalan. Padahal, kejadian yang menewaskan pria bernama Monnos itu, lokasinya di tempat sabung ayam.
Diketahui, Kasus pembacokan di timur kantor DPMD Bangkalan, Aparat penegak hukum Polres Bangkalan sudah berhasil mengungkap dan menangkap para pelaku pembacokan, sedangkan kasus penembakan di Lantek Barat masih menjadi misteri hingga sampai saat ini.
Menanggapi hal itu, PLH Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Risna mengatakan ada 2 hal atas kejadian tersebut, Yang pertama, Sebagian dari warga atau saksi yang di panggil untuk diambil keterangannya pasti mejawab tidak tahu.
Yang kedua, “Kasus di kantor DPMD masyarakat mengatakan tidak tahu, tapi alhamdulillah berkat program pemasangan CCTV dari Kapolres di depan kantor DPMD terekam camera CCTV berikut dengan barang bukti kendaraan roda 4 dan plat nomor kendaraan yang tertinggal di sekitar lokasi kejadian perkara, jadi kita sangat terbantu.” Katanya kepada media ini melalui pesan whatsap pribadinya, minggu (30/04) siang
Sedangkan, lanjut Ipda Risna menjelaskan, kasus di Galis semua masih gelap, jadi perlu penyelidikan sangat ekstra.
“Karena, kita juga tidak berani gegabah mengambil langkah.” Jelas Risna sapaan akrabnya
Terpisah, Saat dikonfirmasi Komaruddin, SH,MH selaku kuasa hukum korban mengatakan, Gelap dan terangnya itu tergantung polres Bangkalan mau nyalakan lampu atau tidak, Setidaknya buka cendela.
“Karena selongsong peluru dan proyektil sudah di labfor jadi polisi sudah tau dari hasil sidik jarinya.” Kata Komar
Ya ini bukti bahwa aparat penegak hukum (APH) Polres Bangkalan selalu kecolongan.
“Di Lantek Barat ada perbuatan melawan hukum yaitu Judi sabung ayam, kok dibiarkan begitu saja.” Tegas Komar
Bahkan, lanjut dia, Kasus penembakan semakin merajalela, kemaren dikabarkan Kepala Desa Kelbung saat perjalanan pengajian mobilnya juga ditembak oleh orang tidak dikenal (OTK)
“Hal ini selalu terjadi di daerah Galis dan selalu gagal dalam penanganannya.” Pungkas pria asal Desa Dabung ini