Bangkalan – Wakapolres Bangkalan Kompol Mukhammad Lutfi, S.H, M,H, didampingi Kasat Reskrim Polres Bangkalan, Kanit Pidum dan anggota Intelkam Polres Bangkalan melaksanakan audiensi dengan Pihak Korban (Kasus Penembakan Di Desa Lantek Barat) yang bertempat di ruangan Wakapolres Bangkalan membahas terkait kasus penembakan Di Desa Lantek Barat, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, terkait perkembangan dan kinerja para aparat penegak hukum Polres Bangkalan, Selasa (25/10) pagi
Kedatangan keluarga korban di Mapolres Bangkalan, disambut dengan hangat dan ramah oleh Wakapolres Bangkalan, beserta anggotanya. Dalam kunjungannya di Mapolres Bangkalan ini, Komaruddin, SH.MH, menanyakan terkait perkembangan penyelidikan Kasus Penembakan yang terjadi pada keluarganya (Warga Desa Dabung) yang terjadi Di Desa Lantek Barat itu, tentang perkembangan dan kinerja para aparat Kepolisian untuk segera mengungkap kasus ini.
Menanggapi hal tersebut, Wakapolres menyampaikan bahwa pihak Polres Bangkalan sudah malaksanakan Semua Kegiatan dalam hal kegiatan kepolisian, kami sudah lakukan Penyelidikan, pemeriksaan saksi-saksi, dan juga pemeriksaan, kami datangi langsung ke rumahnya, dalam artian mereka yang sudah kami panggil tidak hadir maka itu langsung kami hadiri kerumahnya.
“Dan kami juga perlu informasi dari pada masyarakat, karna bagaimanapun juga polisi tanpa informasi dari pada masyarakat itu sulit, jadi harapan kami kasus ini segera terungkap, tapi kita kembali lagi kepada Allah karna bagaimanapun juga tanpa petunjuk dari Allah SWT itu sulit dan beliaulah yang akan memberikan kemudahan dalam segala urusan.” Kata Kompol Lutfi, Wakapolres Bangkalan di ruangannya
Kasat Reskrim juga menyampaikan, bahwa tindak pidana ini adalah tindak pidana yang serius, maka akan kami tangani dengan serius pula, Saya berkomitmen dalam kasus pembunuhan, Pencurian dan kekerasan itu merupakan prioritas – prioritas kejahatan yang teratas, jadi tanpa dikawal, disuruh dan di audensipun kami akan bekerja sebagaimana mestinya.
“Hari ini sudah memasuki hari yang ke-13 dan besok memasuki hari ke-14 dari kejadian kasus ini, tentunya kami mempunyai Plaining, Time Limit, dan Progres yang harus kami tempuh, kami akan tetap berusaha karna kami sudah membagi dua Tim (Manual dan Ranah IT), semakin kesini kami sudah menemukan banyak gambaran dan masih kami dalami.” Imbuh AKP Bangkit
Terpisah, Komaruddin, SH.MH, Selaku Kuasa Hukum dari pelapor menyampaikan, bahwa harapan kami dan pihak korban agar segera menemukan pelaku dengan ilmu-ilmu Kepolisian, tadi sudah dijelaskan sudah ada sekitar 21 saksi yang sudah diperiksa, Namun belum ada titik terang dalam kasus ini, mungkin karna mereka-mereka ketakutan untuk memberikan informasi yang tepat.
“Dari sekian banyak yang sudah disampaikan oleh para saksi mungkin pihak kepolisan sudah bisa menguasai untuk mendalami kasus ini, dan bisa dibuat pegangan buat penyidik, dari ciri-ciri yang sudah diterima dari saksi-saksi minimal polisi sudah bisa melangkah.” Tegas Komar
Kami percayakan, “Lanjut Komar menguraikan, Kinerja Kepolisian Polres Bangkalan memang secara profesional dan tegak lurus.” Imbuhnya
Harapan kami semoga pelaku segera terselesaikan, mengingat Kota Bangkalan ini adalah Kota Dzikir dan Kota Santri, jadi jangan sampai ada kejahatan yang tidak bisa terungkap atau tidak terselesaikan.
“Kami Sebagai Kuasa Hukum, akan terus mengawal Kasus ini hingga selesai, kami berharap kasus ini cepat terungkap, jadi apabila kasus ini tidak terungkap maka Kepolisian ini kecolongan, Maka dari itu akan banyak orang-orang yang melakukan seperti koboy, Justru kami berharap jika ini sukses maka masyarakat akan semakin percaya kepada pihak Kepolisian, Bahwa Keamanan dan Ketertiban Masyarakat ada dipundak Kepolisian. Pungkasnya
Reporter : Jamaluddin