Proyek Ghoib! Pembangunan Drainase Pasar Genteng Dinilai Misterius, Abaikan K3 dan Sembunyikan Papan Informasi

Pembangunan Drainase Pasar Genteng Surabaya
Pembangunan Drainase Pasar Genteng Surabaya

Surabaya – Pekerjaan pembangunan saluran drainase di lorong Pasar Genteng, Jalan Genteng Besar No. 43A, Kecamatan Genteng, Surabaya, menjadi sorotan publik. Saat pekerjaan berlangsung pada Selasa (14/7/2026), papan informasi proyek ghoib tidak terlihat di sekitar lokasi, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai identitas pelaksana, nilai anggaran, dan sumber pendanaan proyek.

Berdasarkan pantauan di lapangan sekitar pukul 13.22 WIB, sejumlah pekerja membongkar lantai keramik untuk pemasangan box culvert penutup saluran drainase. Tiga pekerja yang mengaku berasal dari Kabupaten Tuban tampak melakukan pekerjaan dengan menggunakan mesin bor (drill), mengangkat endapan lumpur ke gerobak dorong, kemudian membersihkan saluran yang dipenuhi sedimen. Selama pekerjaan berlangsung, genangan air dan lumpur masih terlihat memenuhi lorong pasar.

“Di sisi lain, aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) juga menjadi perhatian. Sejumlah pekerja terlihat minim menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai standar, padahal pekerjaan dilakukan di area pasar yang tetap dilalui pedagang dan pengunjung,” kata Jafar aktivis sosial ke harianradar, Rabu (15/07).

Kondisi infrastruktur drainase di lokasi juga memprihatinkan. Salah satu cover penutup beton terlihat retak hingga pecah di bagian tengah. Menurutnya, Beberapa cover penutup lainnya tampak bergeser dan tidak terpasang rapat. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat yang melintas apabila tidak segera diperbaiki atau diganti.

“Material bongkaran dan lumpur juga tampak berserakan di sekitar area pekerjaan. Meski demikian, para pekerja terus melakukan pembersihan agar fungsi drainase kembali optimal dan aliran air di dalam pasar menjadi lancar,” imbuhnya.

Pembangunan Drainase Pasar Genteng
Pembangunan Drainase Pasar Genteng

Menanggapi temuan tersebut, Direktur Utama PD Pasar Surya, Agus Priyo, menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut bukan dikerjakan oleh PD Pasar Surya. Melalui pesan WhatsApp, ia menyampaikan bahwa proyek tersebut merupakan pekerjaan dari Dinas Cipta Karya.

“Selamat sore Mas Jerry, terima kasih infonya. Proyek tersebut dikerjakan oleh Cipta Karya, kami hanya penerima manfaat. Segera akan kami sampaikan ke pihak Cipta Karya. Monggo ditanyakan ke pihak Cipta Karya, Mas,” tulis Agus Priyo.

Dengan tidak terlihatnya papan informasi proyek di lokasi, publik kesulitan mengetahui secara terbuka pelaksana pekerjaan, nilai kontrak, maupun masa pelaksanaan proyek. Kondisi tersebut dinilai mengurangi transparansi pelaksanaan pekerjaan yang menggunakan fasilitas publik.

Selain itu, temuan pelat penutup saluran yang retak, kondisi box culvert yang menjadi perhatian, serta penerapan K3 yang dinilai belum maksimal diharapkan segera mendapat evaluasi dari instansi pelaksana. Pemeriksaan menyeluruh terhadap kualitas pekerjaan dan penggantian komponen yang rusak dinilai penting untuk menjamin keselamatan pedagang, pengunjung pasar, serta memastikan sistem drainase berfungsi secara optimal.

Iklan Promo
Iklan Promo

Iklan Harian Radar!

Dapatkan penawaran menarik hanya untuk Anda. Jangan lewatkan kesempatan ini!

Hubungi Agen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *