Bangkalan – Tumpukan sampah yang diduga berasal dari kegiatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Galis menjadi perhatian masyarakat setelah sebuah video beredar dan menunjukkan sampah berisi sisa makanan yang dibuang di area tempat pembuangan sampah Pasar Galis, Kabupaten Bangkalan.
Dalam video yang diterima sejumlah pihak, terdengar suara seorang warga yang menyampaikan, “Sampah MBG isinya nasi dan kuah-kuah di Galis.” Pernyataan tersebut memunculkan dugaan bahwa sampah sisa makanan dari kegiatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak dikelola sebagaimana mestinya.
Sejumlah warga mempertanyakan sistem pengelolaan limbah dan sampah yang digunakan oleh SPPG Galis. Pasalnya, dalam pelaksanaan operasional dapur penyedia makanan, pengelolaan limbah cair maupun sampah organik menjadi bagian penting yang harus diperhatikan demi menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Menanggapi temuan tersebut, Ketua Koordinator Investigasi LSM Triga Nusantara Indonesia, Supyan, angkat bicara.
Menurut Supyan, pihaknya akan melakukan penelusuran lebih lanjut guna memastikan kebenaran informasi yang beredar di masyarakat.
“Kami menerima laporan dan video yang beredar terkait dugaan pembuangan sampah yang disebut berasal dari kegiatan MBG atau SPPG Galis. Tentu informasi ini perlu diklarifikasi dan ditelusuri lebih lanjut agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa apabila benar sampah tersebut berasal dari operasional SPPG, maka perlu dipastikan apakah pengelolaan sampah dan limbah telah dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami berharap pengelola dapat memberikan penjelasan secara terbuka. Pengelolaan sampah dan limbah merupakan bagian penting dalam operasional pelayanan makanan. Jika terdapat kekurangan, tentu perlu dilakukan perbaikan agar tidak menimbulkan dampak lingkungan,” tambahnya.
Supyan juga meminta instansi terkait untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan guna memastikan sistem pengelolaan sampah dan limbah yang digunakan oleh SPPG Galis.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak SPPG Galis terkait dugaan pembuangan sampah tersebut. Oleh karena itu, informasi yang beredar masih memerlukan klarifikasi dan verifikasi dari pihak-pihak terkait.
LSM Triga Nusantara Indonesia berharap persoalan ini dapat ditangani secara transparan sehingga tidak menimbulkan keresahan masyarakat serta memastikan pengelolaan lingkungan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.





