Surabaya-Proyek gorong-gorong di Jalan Kapasari Surabaya terjadi insiden tak terduga yang mengakibatkan robohnya 3 (tiga) rumah warga No 60 A,B,C, dan salah satunya toko onderdil motor, akibat pekerja kurang berhati-hati dalam melaksanakan penggalian tanah yang menggunakan alat berat.
Solikin sebagai warga yang terdampak robohnya rumah yang di tempati membenarkan, robohnya 3 bangunan rumah. “Imbas dari pengerjaan saluran yang di depan rumahnya, saat berlangsungnya pekerjaan penggalian tanah,” tuturnya kepada harianradarcom, Rabu (06/09/2023).
Bangunan rumah warga yang roboh terjadi, Senin (04/09) malam, saat kejadian tidak ada jatuh korban jiwa dalam insiden tersebut, kerena pemilk rumah masih bisa memyelamatkan diri, meski mengalami luka ringan.
Ia menambahkan, saat pekerjaan penggalian dilakukan sudah merasakan ada getaran dari sekeliling rumah sejak awal di mulai pekerjaan pukul 21:00 wib sampai pukul 13.00 wib, sampai akhirnya terdengar suara bruak. “Ketika suara bruak, sekaligus 3 rumah lansung ambruk ambyar, seketika itu saya dan istri langsung keluar dan menghindar,” imbuhnya.
Menurutnya, Pasca kejadian robohnya 3 rumah, warga terdekat beramai-ramai menyaksikan kejadian tersebut sebagian warga ikut andil membantu menyelamatkan sejumlah barang yang masih bisa di pindahkan keluar dari tumpukkan puing-puing yang hancur tersebut.
Kendati demikian solikin bersama istri hanya bisa berharap agar ada ganti rugi dari pemerintah dan kontraktor, karena akibat kelalaian pekerja dalam melaksanakan penggalian tanah.
“Hingga ambruknya 3 rumah tersebut menjadi tontonan warga, melihat puing-puing rumah yang masih utuh guna identifikasi pihak berwenang serta Dinas PU dan kontraktor,” imbuhnya.
Reporter: Amiril





