Jabar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat menekankan pentingnya menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai prioritas utama dalam penyusunan kebijakan anggaran untuk tahun 2024.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Achmad Ru’yat, mengungkapkan hal tersebut ketika melakukan kunjungan kerja Badan Anggaran DPRD Provinsi Jawa Barat ke DPRD Provinsi DKI Jakarta.
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memperoleh data dan masukan terkait pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (RKUA-PPAS) Tahun Anggaran 2024 pada Kamis (24/8/23).
Achmad Ru’yat menyatakan bahwa dalam kunjungan kerja ini, berbagai aspek terkait kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024 dibahas, dengan fokus pada prioritas di masing-masing daerah.
“Di Jawa Barat, kami mendorong kebijakan anggaran APBD murni tahun 2024 untuk mempertimbangkan beberapa skala prioritas, termasuk pelayanan kepada masyarakat, pembangunan, dan persiapan Pemilihan Gubernur yang akan diselenggarakan serentak pada November 2024,” ujar Ru’yat.
Ru’yat menambahkan bahwa pihaknya juga sedang mempelajari berbagai formula yang telah diterapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan berupaya menjalin sinergi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Terdapat diskusi terkait pajak pembelian kendaraan baru, dan kami berharap dapat mencapai kesepahaman sehingga kebijakan di Jawa Barat tidak terlalu berbeda,” jelasnya.
DPRD Jawa Barat menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas bantuan yang diberikan kepada wilayah sekitarnya, termasuk wilayah Jawa Barat. Ru’yat berharap kerjasama dalam pembangunan dapat memberikan manfaat bagi kedua wilayah.
“Kami menyampaikan terima kasih atas bantuan APBD DKI Jakarta ke wilayah Jabodetabekpunjur. Kami berharap pembangunan dari hulu sampai hilir dapat terkoordinasi dengan baik,” pungkasnya.





