Para mahasiswa tampak sangat antusias melihat dan bertanya langsung dengan penyiar maupun awak produksi Suara Surabaya Media. Ningsa, mahasiswi Unair, mengaku terbuka wawasannya setelah melihat proses produksi siaran.
“Tadinya saya berpikir radio itu cuma sekedar bagaimana cara menyampaikan informasi, namun ternyata banyak juga ilmu yang harus kita punya untuk menjadi seorang programer maupun penyiar” ujarnya.
Sedangkan Tiko, mahasiswa Stikosa-AWS, mengaku terkesan dengan kerjasama tim dalam menghasilkan program acara yang bagus.
Rangkaian acara kuliah kolaborasi ini juga dihadiri oleh Ketua Stikosa-AWS, Dr Meithiana Indrasari, ST, MM, dan sejumlah dosen Stikosa-AWS.***