Bangkalan – Gabungan Ormas, Mahasiswa dan LSM menggelar aksi demo di depan kantor Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Bangkalan, Kamis (15/12/2022).
Meski Panasnya Terik Matahari tambah Panas, tak menyurutkan semangat Anggota Ormas, Mahasiswa dan LSM untuk menyampaikan Aspirasinya.
Abd Rahman Tohir Selaku Ketua LSM Pusat Analisa Kajian dan Informasi Strategis (Pakis) mengatakan, Dugaan keterlibatan Sekda Bangkalan dalam kasus jual beli jabatan sehingga menyeret Bupati dan lima Kepala Dinas Kab. Bangkalan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) cukup kuat. Apalagi, hal tersebut dibenarkan oleh kuasa hukum Bupati Bangkalan non aktif.
“Sudah sangat jelas dari keterangan kuasa hukum Pak Bupati yang sudah kami putar barusan itu, jika yang terlibat aktif dan secara langsung itu Sekda,”
Dia juga mengatakan, jika ini benar-benar terbukti, Maka sosok Sekda tidak layak untuk menjadi Pejabat tinggi di Kab. Bangkalan. Karna, akan merusak tatanan dan kemajuan Bangkalan ke depannya.
“Kami Membutuhkan Pejabat yang bersih untuk mengelola Kab. Bangkalan lebih baik. Kami sangat berharap, Sekda segera menandatangani surat pengunduran diri,” tambahnya.
Ismet Effendi Selaku salah satu Anggota Pemkab, Beliau yang keluar untuk Menemui para Pendemo mengatakan, “Yang bisa menentukan seseorang terlibat atau tidak itu KPK, kita serahkan seluruh proses hukum pada KPK,” Kata Ismet
Secara Terpisah, Sekda Bangkalan, Bapak Taufan Zairinsjah tidak menemui para pendemo. Dan pada saat dihubungi, beliau juga tidak meresponnya.
Reporter : Ibad





