banner 468x60

Proyek Drainase, Lembaga KPK Jatim Akan Turun Ke Sumenep

Sumenep, Harianradar.com – Pekerjaan proyek asal jadi yang berlokasi di Kecamatan Kalianget dan Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep. Lembaga KPK Provinsi Jatim akan melakukan survei langsung ke lokasi proyek Drainase.

Karena proyek tersebuat menuai kontorversi dari masyarakat dan lembaga, sehingga dari Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (Lembaga KPK) wilayah Sumenep memberikan surat pada pihak instansi terkait, Namun tidak ada respon juga.

banner 604x812

Menurut Habib Gila selaku Ketua Dirwaster Lembaga KPK Jatim, Karena ada beberapa temuan pekerjaan proyek drainase yang diduga ada pemotongan anggaran.

“Maka kami akan turun langsung bersama tim nya ke Sumunep untuk melakukan pengawasan kebijakan pemerintah serta pengecekan pada proyek tersebut di lapangan, yang diduga pekerjaan bangunan tersebut tidak Sesuai gambar dan spek, serta materialnya tidak sesuai RAB,” kata Habib Gila.

Padahal Lembaga KPK wilayah Sumenep sudah mengirim surat tapi tidak direspon, berarti mereka tidak memandang lembaga.

“Kami akan turun langsung untuk melihat proyek tersebut, dan apabila nanti terbukti ada pelanggaran, lembaga KPK akan melaporkan secara hukum,” ucapnya.

Habib menambah, kalau sekilas melihat foto yang ada pada pelaksanaan proyek drainase yang menggunakan batu gunung atau batu dari hasil galian C diduga tidak berijin.

“Walaupun tidak melihat RAB, saya bisa pastikan bahwa batu yang digunakan proyek tersebut adalah batu dari galian C yang diduga tidak mengantongi surat ijin, seharusnya RAB dari pusat menggunakan batu belah atau batu hitam,” tegasnya.

Lanjut Habib Gila, menduga bahwa anggaran proyek tersebut, mungkin dibagikan secara berjamaah oleh pihak terkait.

“Sehingga surat Lembaga KPK Wilayah Sumenep tidak akan merespon oleh pejabat terkait,” jelasnya.

Sedangkan menurut surat temuan Lembaga KPK Wilayah Sumenep, membeberkan beberapa proyek bangunan drainase yang ada di beberapa lokasi di Kecamatan Kalianget, tidak memasang pondasi dan pasangan mengerucut kebawah.

“Maka terlihat jelas volume bangun berkurang, karena menggunakan pasir lokal dan adonan tidak sesuai spek 1 banding 4,” tutupnya. (Arie)

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *