Direktur RSU Dr Soetomo: Benar! Pasien Covid-19 Meningkat dan Bertambah

2 min read
Spread the love

Harianradar.com, Surabaya – Pasien Covid-19 yang dirawat di RSU Dr. Soetomo mengalami kenaikan dalam kurun waktu terakhir menunjukkan grafik meningkat. Hal itu terbukti dari bed occupancy rate (BOR) atau persentase pemakaian tempat tidur Bu.

Saat dikonfirmasi awak media Dr. dr Joni Wahyuhadi, Sp.Bs Direktur RSU Dr. Soetomo membenarkan bahwa pasien Covid-19 meningkat dan bertambah, Minggu (3/1/2021).

“Betul, kemarin pasien cukup banyak yang kita rawat sekitar 176 pasien covid. Bulan lalu turun 60-80, sekarang sangat banyak 176 pasien,” ungkap dokter Joni.

Menurut dokter Joni, saat ini suasana di IGD seperti kembali pada bulan Juni-Juli lalu, di mana banyak pasien datang.

“Pasien menunggu untuk mendapatkan perawatan selanjutnya, di IGD banyak yang datang. Laporan sampai tadi malam ada 8 di IGD yang menunggu masuk ruang isolasi,” katanya.

Lanjut dokter Joni, menambahkan di IGD terjadi mekanisme bertambahnya pemeriksaan pasien yang datang.

“Pemeriksaan mekanismenya, setelah pasien datang di IGD dilakukan screening kemudian ditetapkan low, moderate atau high risk,” terangnya

Nantinya perlu waktu dalam screening, Kalau moderate dan high risk, pemeriksaannya lebih macam-macam, ada swab antigen, ada PCR, ada thorax.

“Saat ini di ruang isolasi yang ada di RSU Dr. Soetomo, secara keseluruhan dibagi ke dalam tiga kategori yaitu high care, low care, intensif care. Total ada 233 ruangan, sedangkan yang masih dalam renovasi ada 20,” jelasnya.

Cukup banyak sebenarnya, cuma harus hati-hati memilahnya sesuai kebutuhan layanan pasien. Ia kembali mengimbau agar masyarakat untuk tertib dan disiplin menerapkan 3M.

“Karena dalam suasana seperti ini,  perawat dan dokter pasti lelah, mohon masyarakat untuk tertib dan disiplin menerapkan 3M itu merupakan vaksin utama,” tuturnya.

Baca Juga  Dukung Otsus, Tokoh Papua di Surabaya Selalu Sumbang Ide Untuk  Kemajuan Papua

Sementara untuk pasien non covid, pihaknya memohon agar pasien elektif bersabar untuk mendapat penanganan. Karena kasus terkonfirmasi kembali naik.

“Pasien elektif yang betul-betul sifatnya urgent mohon sabar, kita sedang konsentrasi pada yang covid, Sehingga tindakan operasi elektis kita mohon waktu sebentar, sebab yang urgent dulu kita akan segera berikan penangan khusus tindakan,” tutupnya. (Sul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *