SURABAYA – Insiden tragis terjadi di kawasan pembangunan box culvert 150/150 Jalan Margorejo Indah pekerjaan yang berada di bawah pengawasan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, yang dikerjakan kontraktor pelaksana PT Bangun Konstruksi Persada, tepat di depan Plasa Marina Surabaya, Jumat (12/6/2026) malam hingga tewaskan pemotor. Dua pengendara sepeda motor dilaporkan tercebur ke dalam proyek saluran air yang tengah dikerjakan.
Akibat peristiwa tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan harus mendapatkan penanganan medis intensif.
Peristiwa yang menyita perhatian warga sekitar itu terjadi saat kondisi lalu lintas masih cukup ramai. Kejadian mendadak tersebut memicu kepanikan warga yang kemudian berupaya memberikan pertolongan sembari menghubungi petugas terkait.
Informasi yang diterima menyebutkan bahwa petugas menerima laporan dari seorang warga bernama Tika pada pukul 19.55 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya bersama unsur terkait segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan penanganan korban.
Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya penyelamatan terhadap kedua korban yang berada di area proyek saluran air. Kondisi salah satu korban saat ditemukan dilaporkan sangat kritis sehingga membutuhkan tindakan cepat dari tim penyelamat.
Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan mengingat kondisi lokasi yang gelap serta keberadaan proyek saluran air yang memiliki tingkat risiko tinggi. Petugas harus bekerja ekstra hati-hati untuk memastikan korban dapat dievakuasi dengan aman.
Warga sekitar yang menyaksikan proses penyelamatan tampak memenuhi area kejadian. Sejumlah saksi mengaku terkejut karena insiden tersebut terjadi dalam waktu singkat dan tanpa sempat diantisipasi oleh korban.
Kapolsek Wonocolo Surabaya, Kompol Haryoko Widhi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa laporan diterima pihak kepolisian sekitar pukul 19.55 WIB dan petugas langsung melakukan koordinasi untuk penanganan di lapangan.
Menurut Kompol Haryoko, penanganan lebih lanjut kini berada di bawah kewenangan Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polrestabes Surabaya yang tengah melakukan penyelidikan guna mengetahui secara pasti kronologi dan penyebab kejadian.
“Peristiwa ini sedang ditangani oleh Unit Laka Polrestabes Surabaya. Seluruh proses penyelidikan dan pendalaman kejadian dilakukan oleh tim yang berwenang,” ujar Kompol Haryoko.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Belum ada keterangan resmi kontraktor mengenai faktor yang menyebabkan kedua pengendara tersebut terjatuh ke dalam proyek saluran air.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan di sekitar area pekerjaan konstruksi, terutama pada malam hari. Kejelasan rambu-rambu, penerangan yang memadai, serta pengamanan proyek menjadi faktor yang sangat krusial untuk mencegah terulangnya kejadian serupa yang dapat merenggut nyawa pengguna jalan.





