Surabaya — Proyek pemasangan paving dan perbaikan saluran di Jl. Sulung GG IV, Kelurahan Alun-alun Contong, Kecamatan Bubutan, Surabaya, menuai sorotan. Berdasarkan pantauan lapangan pada Jumat, 05 Desember 2025 pukul 14.00 WIB, terlihat sejumlah titik pekerjaan tidak sesuai standar teknis konstruksi.
Pada dokumentasi di lokasi, terlihat bagian paving block dan slab beton yang tidak terpasang rata. Sambungan antar-slab tampak memiliki celah, sedangkan sisi saluran belum dirapikan sehingga menyisakan tanah gembur, batu pecah, dan bekas galian. Kondisi ini menyebabkan permukaan pedestrian menjadi tidak stabil dan berpotensi membahayakan pejalan kaki.
Permukaan tidak rata beberapa bagian paving menunjukkan perbedaan elevasi dengan beton penutup saluran. Selain itu, tepi paving tidak dilengkapi penahan (kanstin) sehingga rawan bergeser. Pada sisi kanan saluran, galian terbuka terlihat belum ditutup atau diperkuat, menandakan pekerjaan belum rampung atau tidak dikerjakan maksimal.
Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan genangan air, kerusakan pada paving, dan penurunan kualitas saluran drainase. Warga sekitar juga menyebut kondisi ini kurang aman, terutama saat musim hujan.
Warga Pertanyakan Pengawasan Proyek
Sejumlah warga mengaku khawatir dengan kualitas pekerjaan yang terlihat asal-asalan. Mereka berharap pihak pelaksana maupun instansi terkait meningkatkan pengawasan agar proyek infrastruktur di wilayah Bubutan tidak hanya mengejar target, tetapi juga memperhatikan kualitas.
“Kalau begini, nanti cepat rusak. Apalagi ini daerah rawan genangan. Harusnya dirapikan dulu sebelum ditinggal,” ujar salah satu warga enggan disebut namanya yang ditemui di sekitar lokasi.

Standar Teknis Diduga Tidak Dipenuhi
Secara teknis, pemasangan paving dan saluran harus memenuhi beberapa standar, seperti:
Elevasi paving dan slab yang rata
Sambungan slab diberi sealant
Pemasangan kanstin sebagai penahan tepi
Pembersihan area galian setelah pemasangan
Kemiringan permukaan harus sesuai arah drainase
Namun dari kondisi lapangan, beberapa standar ini belum terlihat terpenuhi.
Harapan Perbaikan dari Instansi Terkait
“Masyarakat berharap proyek ini segera mendapatkan perhatian agar dilakukan pembenahan. Infrastruktur yang berkualitas dinilai penting untuk keamanan pejalan kaki dan kelancaran drainase di kawasan padat aktivitas,” imbuhnya.
Secara terpisah, awakmedia mencoba konfirmasi chat WhatsApp ke Pelaksana Kontraktor dengan No WA +62 811-3150-XXX setelah terbaca malah diblokir. (JAI)





