Bangkalan – Penyidik polres Bangkalan usai melakukan pemeriksaan terhadap 20 orang lebih saksi yang berada di lokasi tempat kejadian perkara (TKP), yang terdiri dari warga maupun diduga pelaku. Petugas kepolisian akhirnya mengantongi sejumlah nama yang diduga kuat menjadi pelaku pembacokan terhadap tiga orang, yang menyebabkan satu orang tewas di Jalan Halim Perdana Kusuma Bangkalan, dua orang lainnya dalam keadaan kritis.
“Kami telah mengantongi nama – nama pelaku penganiayaan. Saat ini anggota kami sedang memburu pelaku dan Insya’Allah ini bisa ketangkap sambung doanya agar kasus ini bisa terungkap,” tutur Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Bangkat Dananjaya, sabtu (8/4) siang
Lanjutnya, meski polisi telah mengantongi beberapa pelaku, namun ia belum memberitahukan nama pelaku penganiayaan.
“Yang sabar dulu, nanti pasti dirilis setelah pelakunya tertangkap,” terangnya.
Tak hanya itu, menurut Bangkit, polisi juga mengamankan sebanyak 8 mobil yang berada di lokasi kejadian dan di dalamnya berisi senjata tajam. Diantaranya ada mobil mewah jenis Alphard dan Pajero yang diamankan.
“Ya, ada 8 mobil yang kita amankan di lokasi kejadian. Bahkan mobil Alphard tidak ada kuncinya terpaksa kita lakukan derek,” ujarnya.
Perlu diketahui sebelumnya, telah terjadi pembacokan terhadap tiga orang di Jalan Halim Perdaya Kusuma Bangkalan, satu orang tewas di lokasi kejadian, sementara dua orang lainnya menderita luka parah dan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bangkalan.
Kasus penyeroyokan diketahui di latarbelakangi masalah seorang calon Kepala Desa (Cakades) di Desa Bator, Kecamatan Klampis, Bangkalan, diduga tak lolos verifikasi tahapan pilkades, hingga kemudian melebar menjadi konflik berdarah antar pendukung calon