Surabaya – Guna mendeteksi kekuatan lawan melalui data dan informasi yang akurat dan tanpa hambatan, Satuan Tugas Dukungan Komunikasi dan Elektronika (Satgasduk Komlek) Komando gabungan TNI melakukan pemasangan repeater di daerah musuh.
Hal ini dilakukan setelah adanya laporan dari pasukan Kogasgabrat yang mengalami kendala karena adanya gangguan komunikasi , yang menyebabkan komunikasi radio VHF dan HF yang digunakan untuk berkomunikasi antara Komando Tugas Gabungan Darat (Kogasgabrat) dengan Mako Kogab TNI terganggu. Akibatnya Kogasgabrat yang sedang melaksanakan operasi tidak bisa memberikan laporan perkembangan situasi daerah operasi kepada Kogab TNI.