Satu Persatu Pelaku Ditangkap Karena Tawuran, Lihat Itu Pelakunya, Ya Ampun

Surabaya – Satu persatu pelaku tawuran antar dua kelompok diamankan polisi, kini RC pelaku pembacokan terhadap ES, di Jalan Pacar Keling Surabaya sudah diamankan, kejadian tersebut, Kamis (15/06/2022) lalu.

Perlu diketahui, pelaku yang ditangkap Ialah RC, pelaku merupakan warga Jalan Jolotundo Baru 3, Surabaya.

Pada Saat itu, 2 kelompok yang melakukan tawuran tersebut, 1 orang sebelumnya pelaku berinisial IW, pelaku pengeroyokan serta penganiayaan terhadap korban ES telah diproses, usai ditangkap.

Dalam pengembangan, Anggota Unit Reskrim dipimpin oleh Iptu Agus Yogi, setelah melakukan pendalaman dan identifikasi siapa saja yang terlibat saat kejadian tersebut, dengan membawa senjata tajam (sajam.Red).

“Hasilnya, anggota Tim Opsional kita berhasil membekuk pelaku satu pelaku yaitu, RC pada saat kejadian mereka membawa senjata tajam jenis pedang yang di pegang serta diayun ayunkan untuk mengancam korbannya,” jelas Kapolsek Tambaksari Kompol M. Akhiyar, Rabu (22/6/2022).

Perwira Polisi dengan satu melati di pundaknya menambahkan, pedang tersebut, dipakai RC untuk mengancam kelompok teman IR, dan pelaku pengeroyokan juga penganiayaan yang lebih dulu usai kejadian.

Selain meringkus RC polisi juga mengamankan, berikut barang buktinya berupa, 1 buah pedang samurai dengan berukuran panjang dengan berukir lafal arab.

“Tersangka mengakui semua itu miliknya juga perbuatannya telah membawa sajam tanpa ijin, dan digunakan untuk mengancam lawan serta berjaga-jaga saat kejadian tersebut,” tambah Kapolsek.

Sebelumnya diberitakan sebelumnya, satu dari beberapa pelaku pembacokan dalam tawuran puluhan pemuda antar Kampung Jalan Oro Oro dan Jalan Indrakila, Surabaya, Jum’at (17/6/2022) dini hari di Jalan Pacar Keling, terungkap karena sakit hati.

Pelaku yang dibekuk berinisial IW (21) bapak satu anak asal Jalan Pacar Keling atau Indrakila Bioskop Surabaya.

Diduga karena kata-kata “Cok” satu dari dua pelaku tawuran diamankan Polisi Polsek Tambaksari Surabaya usai membacok korban dengan celurit panjang.

Berawal dari kata-kata “Cok” itulah setelah motor bersenggolan, pelaku ini emosi dan menantang korban. Karena diomongin “Cok” itu akhirnya nggak terima dan diajaklah tiga orang tadi ke tengah kota untuk berkelahi, tapi tidak jadi karena saat itu korban juga bersama temannya.

Iklan Promo
Iklan Promo

Iklan Harian Radar!

Dapatkan penawaran menarik hanya untuk Anda. Jangan lewatkan kesempatan ini!

Hubungi Agen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *