Surabaya – Satu pelaku terduga penculikan pelajar SMAN 4 Bangkalan, diamankan polsek Asemrowo Surabaya. Pelaku yakni bernama Mad Amin (35 tahun) warga asal Sokobanah, Sampang, Madura.
Perlu kita ketahui, Kedua korban yang berhasil meloloskan diri berisinial DAP (17) dan DS (18) yang diduga menjadi korban penculikan oleh sopir angkut, pada pukul 14.00 WIB, Rabu (18/5/2022).
Kronologi kejadian penculikan tersebut berawal saat dua pelajar itu berencana pulang sekolah naik angkot tujuan Patemon, Bangkalan, Madura, ungkap Kapolsek Asemrowo Kompol, Hari Kurniawan, pada Kamis (19/05/2022).
Kemudian Sekira pukul 10.40 WIB mobil Suzuki Cerry warna hijua tua Nopol P-1520-HC melintas, lalu kedua korban naik duduk di tengah.
“Didalam ada 6 orang (depan sopir dan 1 perempuan, belakang 3 laki-laki, tengah 1 perempuan tua),” kata Heri.
Hari menyampaikan, saat mobil melintasi Jembatan Suramadu sekitar pukul 11.45 WIB, dua korban sempat bertanya kepada sopir akan mengantar penumpang dulu ke Suramadu.
“Nah, 3 penumpang (2 L dan 1 P) turun di Kedung Cowek, selanjutnya putar balik masuk gang-gang hingga akhirnya tinggal kedua siswi dan sopir,” ujarnya.
Namun, saat melintasi Jalan Asemrowo Kali sekira pukul 13.30 WIB, angkot berjalan lambat akibat ada orang menyeberang jalan. Hal itu menjadi kesempatan korban untuk kabur.
“Saat itu, korban DAP meloncat keluar dari mobil, disusul temannya DS. saat korban meloncat keluar mobil, korban tidak teriak-teriak, sehingga warga sekitar menganggap korban hanya terjatuh,”tuturnya.
Karena korban tidak berteriak, warga setempat itu tidak mengejar pelaku hanya menolong korban. Lalu, kedua korban pun bercerita ke warga.
“Warga melapor ke Polsek Asemrowo dan korban diamankan di rumah warga Jalan Asemrowo Gg.I No.3 RT.2 RW.I Kel.Asemrowo Kec.Asemrowo Surabaya,” jelasnya.
Lebih lanjut Hari menjelaskan, berdasarkan keterangan korban dan warga sekitar. Pihaknya langsung menghubungi Comment Center untuk pemantau jalur-lajur yang mungkinkan dilalui mobil Carry Hijau tua Nopol P-1520-HC untuk diamankan karena diduga pelaku penculikan.
Hari pun melaporkan, ciri-ciri yang telah disampaikan angkot itu diketahui melintas di Jalan.Perak Timur, putar balik arah ke Jalan Rajawali.
Lalu, Anggota Sat Lantas Polres Tanjung Perak langsung mengamankan mobil beserta sopir diamankan di Pos Lantas 90 Jalan Perak Timur Surabaya.
Untuk kedua korban, Hari menyampaikan telah dibawa ke Pos Lantas 90 untuk fi crosscek dengan pelaku, ternyata kejadian tersebut dinyatakan benar.
“Selanjutnya pelaku bersama korban di bawa ke Polsek Asemrowo untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.