Aksi Sosial Tak Berhenti Hari Ini, Nyai Wali Ida Rofi dan Ki Eko Condro Wijaya Bakal Gelar Larung Kebo Bule 27 Agustus Nanti Bersama Ki Suryo Alam

Aksi Sosial Tak Berhenti Hari Ini, Nyai Wali Ida Rofi dan Ki Eko Condro Wijaya Bakal Gelar Larung Kebo Bule 27 Agustus Nanti Bersama Ki Suryo Alam
Aksi Sosial Tak Berhenti Hari Ini, Nyai Wali Ida Rofi dan Ki Eko Condro Wijaya Bakal Gelar Larung Kebo Bule 27 Agustus Nanti Bersama Ki Suryo Alam

SIDOARJO – Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti kediaman tokoh masyarakat sekaligus figur dermawan dukun kondang Nyai Wali Ida Rofi dan Ki Eko Condro Wijaya di desa Kalisampurno Kecamatan Tangulangin, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu malam (15/08/2026).

Kedatangan rombongan pelestari budaya terkemuka asal Mojokerto, yakni Ki Suryo Alam beserta rekan-rekan sejawatnya, menjadi magnet tersendiri dalam rangkaian hajatan akbar yang digelar hari ini.

Silaturahmi ini dilakukan sebagai wujud dukungan moril serta ikatan persaudaraan yang erat antara para penjaga tradisi leluhur dengan Nyai Wali Ida Rofi. Kehadiran Ki Suryo Alam dan rekan-rekan disambut hangat oleh Nyai Wali Ida Rofi beserta sang suami, Ki Eko Condro Wijoyo.

Menjelang bergulirnya pagelaran wayang kulit malam hari, momen kebersamaan tersebut dimanfaatkan untuk berdiskusi santai mengenai agenda pelestarian budaya ke depan. Salah satu poin penting yang dibahas dalam jagongan budaya ini adalah pemantapan rencana ritual adat berskala besar milik Nyai Wali Ida Rofi, yakni Larung Kebo Bule sebanyak dua ekor yang dijadwalkan akan digelar di Kabupaten Malang pada tanggal 27 Agustus 2026 mendatang.

Di sela-sela diskusi santai tersebut, Ki Suryo Alam menyampaikan apresiasinya dan kesiapan para rekan pelestari budaya untuk mendukung penuh agenda besar yang akan diselenggarakan oleh Nyai Wali Ida Rofi tersebut.

“Silaturahmi malam ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan bentuk penyatuan energi batin antarpenggiat budaya. Sembari menikmati suasana syukuran di kediaman Nyai Wali Ida Rofi, kami bersama rekan-rekan pelestari juga ikut membahas dan mematangkan persiapan untuk agenda besar Ibu Nyai tanggal 27 Agustus nanti, yaitu Larung dua ekor Kebo Bule di Ritual larung ini adalah bentuk sedekah bumi dan permohonan keselamatan yang luhur,” ungkap Ki Suryo Alam.

Nyai Wali Ida Rofi menjelaskan bahwa diskusi malam itu memperkuat niatnya untuk terus merawat tradisi leluhur, berdampingan dengan kegiatan sosial yang baru saja sukses ia gelar di Sidoarjo.

“Alhamdulillah, kebahagiaan hari ini terasa semakin lengkap dengan kehadiran Kakang Mas Ki Suryo Alam beserta rekan-rekan dari Diskusi santai malam ini semakin memantapkan langkah kami untuk menyukseskan agenda ritual Larung Kebo Bule di pada 27 Agustus nanti, sebagai wujud nguri-uri budaya warisan leluhur,” tutur Nyai Wali Ida Rofi.

Suasana silaturahmi yang penuh kekeluargaan itu pun berlanjut semakin gayeng tatkala tabuhan gamelan mulai menggema, mengantar pementasan seni Campursari dan diteruskan dengan pagelaran puncak Wayang Kulit semalam suntuk bersama Ki Dalang Johan yang membawakan lakon penuh filosofi, “Semar Mbangun Kayangan”.

Iklan Promo
Iklan Promo

Iklan Harian Radar!

Dapatkan penawaran menarik hanya untuk Anda. Jangan lewatkan kesempatan ini!

Hubungi Agen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *