Bupati Bangkalan Minta Evaluasi Layanan RSU Anna Medika

Bangkalan – Setelah sempat viral di media sosial terkait keluhan warga mengenai tidak sinkronnya jadwal praktik dokter spesialis anak di RSU Anna Medika Madura, pihak manajemen rumah sakit akhirnya memberikan klarifikasi resmi kepada Pemerintah Kabupaten Bangkalan.

Keluhan tersebut muncul dari salah satu warga asal Desa Lantek, Kecamatan Galis, yang mengaku telah tiga hari berturut-turut mendatangi rumah sakit namun tidak berhasil bertemu dengan dokter anak yang dijadwalkan. Kasus ini menjadi perhatian publik, terlebih karena pasien yang dibawa merupakan bayi berusia 15 hari.

Direktur RSU Anna Medika Madura, dr. Alvin, menjelaskan bahwa keterlambatan jadwal praktik yang dimaksud terjadi karena dokter yang bersangkutan, dr. Siti Wahyu Windarti, Sp.A., harus menangani tindakan resusitasi bayi pada proses persalinan darurat.

“Beberapa waktu terakhir dr. Siti memundurkan jam pelayanan rawat jalan karena harus menangani persalinan cito. Tindakan tersebut bersifat darurat dan membutuhkan penanganan segera,” terang dr. Alvin dalam surat klarifikasinya.

Lebih lanjut, pada hari Senin, 23 Juni 2025 pukul 10.00 WIB, telah diadakan pertemuan klarifikasi dan penandatanganan berita acara kesepakatan antara pihak rumah sakit dengan dr. Siti Wahyu Windarti, Sp.A. Dalam pertemuan tersebut, dokter bersangkutan berkomitmen untuk hadir tepat waktu sesuai dengan jadwal poli rawat jalan yang telah ditentukan oleh RSU Anna Medika Madura.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan menjadikan masukan masyarakat sebagai bahan evaluasi,” tambah dr. Alvin.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bangkalan menyampaikan keprihatinannya sekaligus meminta agar pelayanan kesehatan di Bangkalan dievaluasi secara menyeluruh.

“Kami akan mengevaluasi dan mengawal seluruh layanan kesehatan agar lebih baik ke depannya. Rumah sakit, puskesmas, dan layanan medis lainnya adalah bentuk pelayanan dasar yang sangat penting. Kami tidak ingin kejadian serupa terulang lagi,” tegas Bupati Bangkalan.

Pemerintah Kabupaten Bangkalan menekankan bahwa kejadian ini harus menjadi bahan introspeksi bagi seluruh fasilitas layanan kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta, untuk menjaga kepercayaan masyarakat serta memastikan pelayanan kesehatan yang adil, profesional, dan sesuai standar operasional prosedur.

Iklan Promo
Iklan Promo

Iklan Harian Radar!

Dapatkan penawaran menarik hanya untuk Anda. Jangan lewatkan kesempatan ini!

Hubungi Agen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *