Listrik Sering Padam Berjam-jam, Iwan Sanusi Asal Perbatasan Paterongan Kajuanak Keluhkan PLN Blega

Bangkalan – Aktivitas masyarakat tak lepas dari adanya listrik yang hidup secara normal, sehingga perekonomian masyarakat memang sangat bergantung dengan adanya listrik yang hidup dan cukup memadai untuk digunakan.

Tetapi harapan itu tidak untuk masyarakat yang ikut kwh di area wilayah PLN Blega. Seringnya padam perekonomian dan kegiatan masyarakat menjadi tersendak.

Sebut saja Iwan Sanusi warga dari Desa Kajuanak dan menetap di Desa Paterongan mengeluhkan Lampu yang sering padam dalam beberapa bulan ini, sehingga membuat masyarakat resah.

Mengapa tidak, perekonomian dan kegiatan masyarakat Paterongan, Rembah Galis atau Kajuanak yang ditopang dengan pekerjaan Pandai besi dan pertokoan tak terlepas dengan butuhnya listrik yang hidup secara normal.

Setiap hujan atau bahkan tidak ada kendala yang signifikan lampu di area Paterongan, Bates, To’Koning, Kolla, Rembah, Kajuanak dan sekitarnya sering padam, bahkan padam sampai berjam-jam lamanya.

“Parahnya lagi pemadaman listrik di daerah kami ini tidak ada pemberitahuan dari PLN Blega atas kendala dan penyebabnya”, ucap Iwan Sanusi yang juga Mantan Jurnalis Jawa Timur kepada media ini, 22/03.

Pihaknya sangat menyayangkan kepada PLN Area Blega yang sering melakukan pemadaman.

“Gini mas, misalnya dari pagi hingga siang atau hingga sore padam, maka puluhan juta dari penghasilan masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai Pandai Besi yang ada di daerah Paterongan, Bates, To’Koning, Kolla, Rembah atau Kajuanak dan sekitarnya tidak dapat tercapai, karena pekerjaan memang menggunakan Listrik, baik pembuatan celurit, pisau atau sebagainya. Ini kan menjadi kerugian besar bagi masyarakat yang ada disekitar area tersebut”, tambahnya dengan nada geram.

Harapan kami meminta kepada Pihak PLN Area Blega untuk memberikan klarifikasi atas kejadian pemadaman yang sering terjadi di wilayah kami. Agar dampak negatif dari pemadaman yang sering terjadi ada solusi yang signifikan. Sehingga masyarakat daerah Paterongan, Bates, To’Koning, Kolla, Rembah Kajuanak atau sekitarnya dapat bekerja dan melakukan kegiatan secara normal. Lebih-lebih Bulan Ramadhan ini yang daerah tersebut atau daerah lain menjalani ibadah taraweh atau tadarus Qur’an dan pastinya sangat membutuhkan Listrik yang hidup.

Iklan Promo
Iklan Promo

Iklan Harian Radar!

Dapatkan penawaran menarik hanya untuk Anda. Jangan lewatkan kesempatan ini!

Hubungi Agen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *