Pagelaran Wayang Kulit Ramaikan Tasyakuran Ruwat Desa Sidokepung

Pagelaran Wayang Kulit Ramaikan Tasyakuran Ruwat Desa Sidokepung
Pagelaran Wayang Kulit Ramaikan Tasyakuran Ruwat Desa Sidokepung

SIDOARJO – Bertempat di Pendopo Balai Desa Sidokepung, Pemerintah Desa Sidokepung Kecamatan Buduran Kabupaten Sidoarjo beserta seluruh warganya menggelar acara tasyakuran ruwat Desa, pada Kamis (7/3/2024), malam.

Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor, Camat Buduran, Pj Kepala Desa Sidokepung Ahmad Mubarok, Badan Kepegawaian Negara bapak Mahfud, tokoh agama Gus Nor Chudori, Babinsa dan Babinkamtibmas Sidokepung, seluruh ketua RT dan RW Sidokepung serta seluruh elemen masyarakat Desa Sidokepung dan panitia yang terlibat dalam kegiatan ini.

Sebelum acara campur sari dan wayang kulit dimulai, pagi hari pukul 05.00 WIB, warga menggelar khataman Al’quran di pendopo pesarean Mbh Sapujagad dan tahlil bersama. Selanjutnya acara puncak nya yaitu campur sari dan pagelaran wayang kulit yang dipimpin dalang Ki Johan Susilo dengan tema,”Wahyu Tirto Manik”

Acara sendiri berlangsung sangat meriah serta kondusif walaupun diguyur hujan warga tetap antusias, menikmati hiburan tersebut, tak heran acara sebelum dimulai mereka berbondong-bondong datang ke tempat acara.

Terlihat warga memadati halaman balai desa sidokepung untuk menikmati puncak tasyakuran ruwat desa, yaitu pagelaran wayang kulit, dalang Ki Johan Susilo

Pj Kepala Desa Sidokepung Ahmad Mubarok dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada bupati Sidoarjo sudah berkenan hadir dalam acara ruwat desa sidokepung dan juga mengucapkan terimakasih sudah diberi dana BK untuk bantuan acara tersebut.

Ahmad Mubarok juga mengucapkan terimakasih kepada para semua tamu undangan serta seluruh warga sidokepung dan menyatakan apresiasinya terhadap partisipasi aktif warga desa dalam memeriahkan acara tersebut.

Ia berharap kegiatan seperti ini akan terus dilakukan sebagai wujud pelestarian budaya dan kebersamaan masyarakat Desa

Dengan semangat yang tinggi, acara ruwat desa sukses menjadi momen bersejarah budaya yang meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor dalam sambutannya menyampaikan,” Semoga pagelaran ini, menambah kecintaan kita kepada kebudayaan lokal wisdem hasil kebudayaan leluhur kita untuk lebih banyak lagi lebih disemarakkan lagi dan dilestarikan lagi,” ujarnya

” Kami tidak ingin bahwa wong jowo ilang jowo ne, dan kemudian wong Sidoarjo kehilangan wayang asli Sidoarjo. Mau tidak mau suka tidak suka orang Sidoarjo pemerintah Sidoarjo Kecamatan desa dan sebagainya harus gelem ngurip – nguripi dan ojok sampek kepaten obor, intine nyelameti deso,” ucapnya

Gus Muhdlor berharap. Semoga barokah rangkaian kegiatan ruwat desa hari ini mulai dari khataman, ziarah, tahlilan kemudian ad pergelaran wayang hari ini sebagai rasa syukur kita atas apa yg kita dapat hari ini menjauhkan desa sidokepung dari marabahaya dan bencana semoga barokah dari ruwatan desa ini tasyakuran ini, barokah e hari ini mugo-mugo warga sidokepung guyub rukun kabeh dan kemudian warganya diberikan kelapangdadaan untuk lebih mencintai desanya.

Semoga semangat kebersamaan dan cinta terhadap budaya dapat terus ditanamkan dan dirawat untuk generasi selanjutnya.

Iklan Promo
Iklan Promo

Iklan Harian Radar!

Dapatkan penawaran menarik hanya untuk Anda. Jangan lewatkan kesempatan ini!

Hubungi Agen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *