Bangkalan – Dalam sepekan terakhir, banyak pengendara kendaraan roda dua mengalami kecelakaantunggal ketika melintas di jalan raya Paterrongan, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.
Kejadian kecelakaan tunggal itu, di sebabkan oleh ceceran air garam yang di campur solar yang di muat sebuah truck dari Perusahaan industri di Madura
Menurut Ketua umum himpunan santri alumni dan simpatisan (Hisan), Kiai Ahmad Faqoth Zubair mengatakan, Kami mohon kepada pihak-pihak terkait untuk lebih di tekankan kepada perusahaan industri garam, Truck bermuatan garam yang melintas di Kabupaten harus di tindak dengan tegas kalau tidak secara SOP.
“Kalau ini terus dibiarkan begitu saja, maka akan ada banyaknya korban kecelakaan tunggal yang diduga oleh ceceran air garam tersebut.” Dawuh beliau, Senin (18/09) pagi
Kecelakaan yang diakibatkan oleh ceceran air garam itu, Lanjut Ahmad sapaan akrabnya, sudah sangat luar biasa dan merugikan masyarakat, sehingga harus ada pihak yang bertanggungjawab atas terjadinya peristiwa tersebut
“Kalau memang ditemukan pelanggaran atau garam yang dimuat tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), maka harus diberi tindakan tegas.” imbuhnya
Ketua umum meminta kepada pihak pengelola garam, baik dari industri Bangkalan, Pamekasan, Sampang, dan Sumenep untuk tidak melanggar aturan dan harus sesuai spesifikasi
“Karena ini semua urusan dengan kemanusiaan.” pinta beliau
Ya, kami himbau kepada pengguna jalan yang melintas di Jalan Raya, Untuk Berhati-hati dijalan raya saat berkendara
“Karena, Dalam sepekan terakhir ini kerap terjadinya kecelakaan tunggal yang diduga atas ceceran air garam tersebut” Pungkasnya





