Jadikan Malam 1 Muharram Tahun Hijrah Islam, Gus Igham : Bulan Muharram Sangat Sakral, Buat Intropeksi Diri

Bangkalan – Malam Tahun baru islam diperingati setiap tanggal 29 dzulhijah, Pada tahun ini malam tahun baru Muharram 2023 jatuh pada tanggal 18 Juli 2023. Tahun baru Islam tersebut menjadi pertanda pergantian tahun dalam kalender islam atau disebut dengan tahun Hijriyah. Dalam catatan sejarah “Nabi Muhammad SAW” saat melakukan hijrah dari Makkah ke Madinah pada 622 Masehi.

Demikian pula dengan keluarga besar Majlis taklim Bidzikirillah dan Perguruan Sabdo Langit 99 (PSL99) ikut memperingati Malam 1 Muharram dengan melaksanakan ceramah agama dan doa bersama yang dilaksanakan di Mushola Bidzikrillah / Pendopo Agung, Selasa (18/07/2023). Japan Dsn Jalang Tebul Barat- Kwanyar Barat, Bangkalan, Madura.

Berbagai kalangan yang hadir untuk sama-sama memperingati malam 1 Muharram ini mulai dari warga Bangkalan, Sampang, Sidoarjo, bahkan dari Malang dan banyak dari luar kota lainnya. Tak lain, ini semua hanya untuk ikut serta dan hadir berkumpul berdo’a bersama dengan guru tercintanya “RKH. Igham Mahfudh” Baik dari guru agama maupun spiritual.

Gus Igham menyampaikan dalam sambutannya, orang islam pada dasarnya untuk pergantian tahunnya ialah bulan hijjriah (1 Muharram) bukan yang niup-niup trompet itu. “Untuk bulan muharram ini bulan yang sangat sakral juga bulan dimana kita untuk bisa intropeksi diri kita, jadi jika kita ingin mengenal allah maka kita harus tau dulu siapa kita, lah disitulah ketika kita sudah mengenal diri kita maka dengan otomatis kita akan mengenal allah”, dawuh beliau.

Menurutnya, untuk acara malam 1 Muharram tahun ini ada momen atau trobosan yang baru, dalam artian, untuk acara ini saya sudah dapat ijin (rekom) dari Kepala Desa Kwanyar, Kepala Desa Tebul, Polsek Kwanyar dan Koramil Kwanyar, agar tidak ada kata bahwa kita tidak pamit, alhamdulillah sudah dibantu oleh asisten saya.

“Terakhir saya ucapkan banyak Terima kasih kepada semua jama’ah yang sudah hadir dalam acara malem 1 muharram ini, mudah-mudahan semua yang hadir dalam acara yang spesial ini (Menurut islam) bisa di artikan dalam satu tahun sekali kita harus membersihkan diri kita dengan Dzikir dan do’a bersama,” terangnya.

Ia menambahkan, Jangan sampai yang dulu terlahir banyak yang bersuka cita, senang gembira dengan kelahiran, “Namun suatu ketika kita menghadap Alloh jangan sampai di sorak-sorak gembira, itu tandannya kematian kita tidak ada kebaikan dalam memberikan konstribusi kepada orang lain di sekitarnya,” jelasnya.

Belia menghimbau, tebarkan kasih sayang jangan sampai menabur sebuah kebencian selama Hidup di dunia. “Agar kematian kita banyak yang merasa kehilangan dan tanda sebagai khusnul khotimah, mudah-mudahan Alloh berikan kesehatan panjang umur, sehingga kita bisa berkumpul kembali di malam tahun Hijriyah yang akan datang,” pungkasnya.

 

Reporter : Ibad

Redaktur : Jamaluddin

Iklan Promo
Iklan Promo

Iklan Harian Radar!

Dapatkan penawaran menarik hanya untuk Anda. Jangan lewatkan kesempatan ini!

Hubungi Agen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *