
Diketahui, Semuanya dikemas dengan bingkai dan foto yang menarik. Selain pameran, acara ini juga diisi dengan serangkaian acara pendukung, antara lain: live musik, baca puisi dan bincang bincang dengan Yuska Harimurti, ketua GUSDURian Peduli.
“Acta Surya merupakan media internal kampus yang didirikan dan dikelola oleh mahasiswa sebagai salah satu unit kegiatan mahasiswa Stikosa-AWS,” terangnya.
Ia menambahkan, usia media internal kampus ini tidak beda jauh dengan usia Stikosa-AWS yang berdiri tahun 1964 saat masih bernama Akademi Wartawan Surabaya (AWS). Tercatat nama Amak Syarifuddin sebagai pendiri sekaligus pimpinan redaksi pertama. Beliau mantan wartawan senior “Sinar Harapan“ dan sempat menjadi dosen dan Ketua Stikosa-AWS. Media kampus ini pernah terbit dalam format cetak , on the board media, dan e-magazine.
“Kini Acta Surya terbit sebagai media online dan banyak mengadakan event pelatihan jurnalistik, dan tetap dikelola oleh mahasiswa sebagai ajang praktek jurnalistik,” ungkapnya.***





