“Dengan gelaran balap kuda dalam perayaan HUT PDI Perjuangan ini, kami ingin menandaskan komitmen kami terhadap pelestarian budaya dan tradisi sekaligus mengimplementasikan nilai Trisakti Bung Karno, berkepribadian dengan budaya,” ujarnya
Menurut Ji Kur, sapaan akrab H. Fatkurrahman, Partai sebagai wadah perjuangan memiliki tanggung jawab untuk melestarikan budaya dan tradisi masyarakat. Tradisi dan budaya tidak sekadar nilai yang membentuk masyarakat. Akan tetapi juga menjadi penanda masyarakat di kancah global.
“Kita berharap, gelaran balap kuda ini dapat menumbuhkan kesadaran kita bersama akan pentingnya nilai-nilai tradisi, baik sebagai tali pengikat maupun sebagai identitas kita,” jelasnya.
Hal senada juga disampaikan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Mahfud. Menurutnya, PDI Perjuangan sebagai partai yang mewarisi nilai dan ajaran Trisaksi Bung Karno harus mampu menjadi bagian dari denyut nadi masyarakat.