Surabaya, – Atas beredarnya vidio viral dugaan pelaku penculikan terhadap seorang bocah perempuan di Jalan Kejawan Putih Tambak Gang 2 Surabaya, pada Kamis (02/01/2023). Tidak dibenarkan alias Hoax.
Hal itu di tegaskan oleh Kasi Humas Polrestabes Surabaya Kompol Muhammad Fakih, Mewakili Kapolrestabes Surabaya. Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan, bahwa dugaan penculikan di Kejawan Putih Tambak Surabaya itu tidak benar alias Hoax.
“Pria yang dituduh sebagai terduga penculikan bocah oleh warga sekitar itu merupakan orang tidak waras alis ODGJ, terduga bernama M. Agus Hidayat (27) warga Beji Pasuruan, Jawa timur,” jelas Ndan Fakih, saat dihubungi wartawan pada Kamis (02/02/2023).
Kompol Fakih menjelaskan saat itu pelaku memang mendekati seorang bocah perempuan mereka memberikan permen kepada korban saat berada ditengah-tengah warga sehingga warga yang melihatnya dikira terduga itu akan melakukan penculikan.
“Sontak tiba-tiba ada seorang perempuan yang meneriaki terduga sebagai penculik, sehingga terduga ditangkap dan dihajar oleh warga sekitar, Agus saat dihajar hanya terdiam diri tanpa ada perlawanan,” ungkap Kompol Fakih, yang tidak pelit informasi.
Masih Fakih, untung Agus saat dimasa oleh warga waktu itu anggota Polsek Mulyorejo Surabaya, yang melintas dan langsung mengamankan Agus lantas dimasukkan kedalam balai RW untuk antisipasi hal tidak diinginkan.
Setalah petugas membawanya ke Polsek, Agus di introgasi dan hasilnya, Pria yang penampilan aneh tersebut, bukan merupakan terduga penculikan anak, Melainkan Agus adalah seorang pemuda yang kurang waras (ODGJ),” Imbuh Ndan Fakih.
Karna pelaku kurang waras, Saat ditanya petugas tidak nyambung, maka pihak kepolisian berkordinasi dengan Polres Pasuruan untuk menyakinkan dan ternya benar bahwa dia adalah orang yang kurang waras.
Karena ini kasus soal anak dibawah umur, kemudian terduga dibawa Mapolrestabes Surabaya, dan ditangani oleh Kanit PPA (perlindungan perempuan dan Anak) serta dari pihak kepolisian memanggil keluarga terduga untuk datang ke Polrestabes Surabaya,” tambah Fakih.
Kompol Fakih menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Surabaya, agar tidak terpancing isu-isu adanya penculikan anak yang kini lagi marak. Kami sudah menelusuri kalau penculikan itu bohong alis Hoax.
“Masyarakat Kota Surabaya jangan terpancing isu tersebut, jika menemuinya jangan panik. Langsung hubungi kantor polisi terdekat atau bisa menghubungi call center 110 atau siaga kota112, nanti kita kirim anggota jika ada orang yang dicurigai, Jangan takut tapi tetap waspada.” pungkasnya.
