Indeks

Pipa PDAM Bocor Terdampak Galian Ekskavator, Pekerjaan Drainase di Jalan Prof. Dr. Moestopo Surabaya Terhambat

Pekerjaan pembangunan saluran drainase di Jalan Prof. Dr. Moestopo sempat terkendala setelah ekskavator mengenai pipa PDAM
Pekerjaan pembangunan saluran drainase di Jalan Prof. Dr. Moestopo sempat terkendala setelah ekskavator mengenai pipa PDAM

Surabaya – Pekerjaan pembangunan saluran drainase di Jalan Prof. Dr. Moestopo, Kecamatan Gubeng, Surabaya, sempat terkendala setelah ekskavator yang melakukan penggalian diduga mengenai pipa PDAM hingga menyebabkan kebocoran.

Insiden tersebut mengakibatkan air meluap ke badan jalan dan menggenangi area galian, sehingga proses pemasangan U-Ditch harus dihentikan sementara.

Peristiwa yang terekam pada Jumat dini hari (26/6/2026) sekitar pukul 02.13 WIB itu memperlihatkan aktivitas proyek yang masih berlangsung. Sejumlah petugas tetap bekerja di lokasi dengan dukungan alat berat untuk mempercepat penanganan genangan.

Petugas PDAM mengoperasikan lima unit pompa air guna menyedot air yang memenuhi area pekerjaan.

Sementara itu, beberapa pekerja turun langsung ke dalam galian yang tergenang untuk memastikan proses perbaikan dan pemasangan saluran drainase dapat kembali berjalan.

“Luapan air yang menutup sebagian badan jalan diduga berasal dari kebocoran pipa PDAM akibat galian ekskavator, ditambah akumulasi air di dalam area proyek. Kondisi tersebut memaksa petugas melakukan penyedotan air secara terus-menerus agar pekerjaan dapat dilanjutkan,” kata salah satu Satgas, saat dijumpai harianradar.

Demi menjaga keselamatan pengguna jalan, kontraktor memasang pagar pembatas dan seng pengaman di sekitar lokasi. Petugas juga memberlakukan sistem penutupan sebagian badan jalan untuk mengurangi risiko kecelakaan selama proses pekerjaan berlangsung.

“Proyek normalisasi drainase ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas saluran air sekaligus mengurangi potensi genangan dan banjir di kawasan Jalan Prof. Dr. Moestopo,” imbuhnya.

Meskipun menghadapi kendala kebocoran pipa dan genangan air, para pekerja tetap melanjutkan pekerjaan hingga dini hari guna mempercepat penyelesaian proyek.

Pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan dukungan alat berat dan pompa air agar saluran dapat berfungsi optimal serta mengurangi risiko genangan di wilayah sekitar.

Exit mobile version