Ratusan LSM Banyuwangi Siap Mendukung KTT G20 di Bali

Banyuwangi – Ketua kelompok Sadar Wisata Banyuwangi Abdul Aziz sekaligus sebagai ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB), ketua Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN), ketua Kelompok Pengawas Masyarakat (Pokmaswas).

Kemudian Ketua Pokdarwis Pesona Bahari (GWD), bersama pengurus organisasi yang di pimpinnya melakukan aksi damai diduga menentang LSM Greenpeace melewati Banyuwangi yang akan menuju ke Bali, menurut rencana LSM Greenpeace tersebut yang diduga akan menganggu kegiatan KTT G20 yang akan di laksanakan pada tanggal 15 & 16 Nopember 2022.

Abdul Aziz bersama para pengurusnya menyatakan sikap, LSM Greenpeace jangan coba coba melewati Banyuwangi, kami siap melawan LSM Greenpeace, apabila tetap memaksa masuk wilayah Banyuwangi. Masyarakat Banyuwangi pendukung KTT G20 di Bali.

“Dalam melakukan orasinya beberapa alat peraga yang dibentangkan dengan menyatakan 10 sikap, Kami siap menghadang apabila kelompok Green Peace mengganggu KTT G20, Green Peace ojo wani – wani ganggu G20, Bersatu sukseskan G20 di Bali, KTT G20 di Bali adalah kehormatan bangsa, Jaga nama baik Bangsa, Wong Jatim dukung KTT G20, Tolak pihak yang ganggu KTT G20, Recover Together Recover Stronger, Tolak Pihak yang ganggu KTT G20 dan Kami siap mendukung suksesnya KTT G20 di Bali,” kata Abdul Aziz.

Dalam orasinya Abdul Aziz bersama para pengurusnya menyampaikan, kita harus waspada terhadap orang – orang yang dapat membuat jelek nama negara kita Indonesia pada pelaksanaan KTT G20 di bali.

“Kami siap menghadang siapapun yang ingin mengganggu pelaksanaan KTT G20 di Bali, termasuk pok Green Peace dan Selama KTT G20 di bali berjalan kami dari asosiasi Kelompok Sadar Wisata (Pok DARWIS) akan berjaga – jaga apabila terdapat kelompok – kelompok yang ingin menggagalkan kegiatan G20 di bali karena KTT adalah bagian penting dari perkembangan pariwisata dan lingkungan dunia,” ungkap Abdul Aziz bersama para pengurusnya.

Abdul Aziz menyampaikan, apabila terdapat kelompok – kelompok yang ingin menggagalkan maupun membuat kekacauan pada pelaksanaan KTT G20 di bali kami siap untuk menghadang, lalu jangan sampai nama Indonesia menjadi jelek di mata dunia karena negara kita akan menyusun sebuah pertemuan yang luar biasa sebagai tuan rumah.

“Kita berprinsip perekonomian di Indonesia yang tidak mati – mati adalah pariwisata dimana hubungan bali dengan banyuwangi adalah bersebelahan sebagai pintu masuk Bali. Kita menyatakan sikap kita siap menjaga dan mensukseskan pelaksanaan KTT G20 di bali kita dari kelompok Pok Darwis Banyuwangi siap menghadang apabila terdapat kelompok – kelompok yang ingin mengacaukan pelaksanaan tersebut, termasuk pok Green Peace,” ungkap Abdul Aziz.

Karena pelabuhan Ketapang, kata Abdul Aziz merupakan sentra penyebrangan dari wilayah Banyuwangi menuju Bali untuk itu maka kita akan menjaga situasi kamtibmas selama pelaksanaan KTT G20 di bali, dan Kami adalah wong cilik yang turun ke jalan mendukung suksesnya pelaksanaan KTT G20 di Bali sebagai bentuk cinta dan kebanggaan kami kepada Indonesia.

Indonesia saat ini mendapat kehormatan sebagai pelaksana KTT G20 sehingga kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kehormatan tersebut serta Deklarasi pernyataan sikap dari Gabungan Kelompok Sadar Wisata (POK DARWIS), Pok KUB (Pok Usaha Bersama), POKDAKAN (zpok Pembudidaya ikan), Pokmaswas (Pok pengawasan masyarakat), Pokdarwis Pesona Bahari (GWD) Kab. Banyuwangi intinya.

“Kami Gabungan Pok Ormas kab. Banyuwangi mendukung siap mensukseskan KTT G20 di Bali, mengecam kelompok yang ingin menggagalkan pelaksanaan G20, termasuk siap berhadapan menghadang Pok Green Peace apabila masuk wilayah Kabupaten Banyuwangi” pungkasnya.

Iklan Promo
Iklan Promo

Iklan Harian Radar!

Dapatkan penawaran menarik hanya untuk Anda. Jangan lewatkan kesempatan ini!

Hubungi Agen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *