Amir Pria Tuban Dari Jual Semangka Banting Setir Jadi Perajin Layangan Naga

Tuban – Moch Amir Pria asal Dusun Mundri RT 001 RW 007 Kelurahan Sidodadi Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban Jawa Timur, banting setir dari menjual semangka keliling menjadi pengrajin layangan naga.

Bermula belajar secara otodidak dalam proses pembuatan layangan naga, Amir cukup teliti dan kreatif. Karyanya itupun tak hanya diminati warga Tuban, tapi juga diminati pembeli dari luar daerah.

Menurut Amir jika terus menjual semangka keliling serasa kurang untuk memenuhi kebutuhan keluarga, oleh sebab itu ia bertekad menjadi pengrajin layangan naga supaya menjadi lebih baik untuk memenuhi kebutuhannya.

“Dari situlah, saya berfikir dan tekad menjadi pengrajin layangan naga, agar bagaimana bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan tetap berkumpul bersama istri dan anak di rumah,” tuturnya kepada awakmedia Harianradar, Rabu (12/10/2022).

Mulanya, pria 35 tahun ini memang berniat akan berhenti jual semangka keli. Tapi ia masih kebigungan karena tak punya bakat lain. Untuk melamar pekerjaan pun dirasa sangat susah, sebab ia sudah usia kelapa tiga.

“Akan tetapi, Alhamdulillah takdir berkata lain. Saya justru mendapat kehidupan baru dengan bekerja sebagai pembuat layangan naga,” katanya.

Melihat layang-layang itu, Amir terbesit untuk mencoba membuatnya. Dengan modal yang sangat minim, Amir mencoba membuatnya layangan naga dengan bahan kain parasit. Setelah layangan jadi, ia kemudian menerbangkannya di area sawah dekat rumahnya.

“Ternyata layangan itu terbang. Dari sini muncul inspirasi membuat layangan naga dimulai,” terangnya.

Dengan tekad kuat, ia kedepannya ingin mengajak para pemuda di lingkungannya agar membantu dirinya membuat layangan naga. Mulai dari pembuatan kepala naga berbahan bambu dan besi, hingga pembuatan ekor.

Iklan Promo
Iklan Promo

Iklan Harian Radar!

Dapatkan penawaran menarik hanya untuk Anda. Jangan lewatkan kesempatan ini!

Hubungi Agen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *