Disinyalir Pembetukan Panitia Pilkades di Desa Bandung Tak Transparan, 2 Bakal Calon Kades Akan Lakukan Klarifikasi

Bangkalan – Pesta Demokrasi tingkat desa di Kabupaten Bangkalan beberapa bulan lagi akan berlangsung, disetiap desa sudah mulai mempersiapkan segalanya demi kelangsungan Pesta Demokrasi yang aman, damai dan nyaman.

Demikianpun Pemerintah tingkat Kabupaten juga telah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) demi menjaga eksistensi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) sesuai aturan yang berlaku.

Namun sangat di sayangkan di salah satu Desa di Kabupaten Bangkalan diduga ada indikasi tercium pemilihan Panitia secara sepihak.

Pasalnya Panitia yang di tunjuk oleh pihak Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di sinyalir asal ambil dan asal pilih.

Hal itu terbukti bahwa nama-nama panitia Pilkades tersebut mengambil dari rekomendasi dari pihak Apel di setiap Dusun dan tanpa adanya musyawarah dan pemufakatan dari Tokoh Masyarakat.

Pembentukan Panitia Pilkades yang dilaksanakan siang tadi di kediaman Ketua BPD itu telah disaksikan oleh beberapa tamu Undangan, diantaranya Muspika di kecamatan, Polsek, Koramil, perangkat Desa, BPD dan tokoh masyarakat serta para pemuda.

Panitia Pilkades atau P2KD yang telah di ambil sumpah oleh Ketua BPD itu berada di Kecamatan Konang tepatnya di Desa Bandung, resmi dan di bentuk pada Senin (12/09/2022) pada sekitar pukul 12.30 WIB.

Akan tetapi, dari hal itu membuat dua Bakal calon Kepala Desa mendatangi salah satu masyarakat asal Bandung inisial AH untuk meminta pengawalan kepada Komisi A DPRD Bangkalan dan kepada Panitia Pilkades tingkat Kabupaten Bangkalan, agar indikasi Pembentukan Panitia Pilkades yang di duga disinyalir tebang pilih di Desa Bandung ini dapat di tindak lanjuti.

Pihaknya menyayangkan, Pembentukan Panitia Pemilihan Kepala Desa atau P2KD di Desa Bandung ini lebih sensitif bersifat Penunjukan bukan Penetapan atau Pembentukan. Bahkan hasil voting atau nama panitia tersebut, sudah di kantongi sebelumnya oleh BPD di desa itu yang di ambil dari rekomendasi dari pihak Apel atau Kepala Dusun di wilayah tersebut. Hal itu juga jelas di sampaikan oleh Ketua BPD Desa Bandung dalam sambutannya saat pelaksanaan Pembentukan Panitia P2KD.

Hingga berita ini tayang, inisial AH yang mengawal kedua Bakal Calon Kepala Desa yang merasa keberatan akan terus kordinasi dan mengawal hal ini kepada pihak terkait.

“Iya Mas, kami akan klarifikasi dan kawal terkait Pembetukan P2KD di Desa Bandung ini, karena di duga ada indikasi pemilihan Panitia Pilkades secara sepihak dan panitia inti diduga lebih dekat pada Bakal Calon Kades Incamben”, ungkap inisial AH pada media ini (12/09).

 

Reporter : Jamaluddin

Iklan Promo
Iklan Promo

Iklan Harian Radar!

Dapatkan penawaran menarik hanya untuk Anda. Jangan lewatkan kesempatan ini!

Hubungi Agen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *