Surabaya – Usai Momen Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 Masehi awal masuk sekolah, Guru dan siswa sekolah Yayasan RSU Dr. Soetomo Surabaya, PAUD, KB (Kelompok bermain) TK (Taman kanak-kanak) dan TPA (Taman penitipan anak) menggelar Halal bihalal di lingkungan sekolah.
Kegiatan hari pertama masuk sekolah ini, dimanfaatkan betul oleh Guru dan siswa-siswi di lembaga-lembaga pendidikan, khususnya Yayasan RSU Dr. Soetomo Surabaya untuk mengadakan Halal Bihalal dilingkungan sekolah karena untuk menumbuhkan rasa kekeluargaan antara guru dan siswa-siswi agar tetap terjalin rasa kebersamaan dengan saling maaf-maafan di hari Idul Fitri, Sabtu (14/05/2022) pagi.
Menurut Pelaksana Harian Kepala Sekolah PAUD Yayasan RSU Dr. Soetomo Surabaya, Nadiyah, S. Pd., Awal masuk usai lebaran terlihat antusias siswa dan guru untuk tetap semangat hadir ke sekolah dalam acara halal bihalal saling ber maaf-maafan.
“Walau siswa baru masuk sekolah pasca libur lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah/2022 Masehi, namun mereka (siswa) tetap semangat untuk saling memaafkan satu sama lain antara guru, siswa dan teman,” kata Nadiyah.


Nadiyah mengungkapkan, Permintaan maaf lahir batin adalah kalimat yang sering muncul di setiap Hari Raya Idul Fitri, Kerana Umat Muslim merayakan Idul Fitri sebagai hari kemenangan sekaligus hari di mana sanak saudara berkumpul juga momen saling memaafkan.
“Dengan Halalbihalal ini, semoga kita semua bisa mensucikan diri kembali dengan mengampuni segala kesalahan orang lain, atau memohon maaf atas segala perbuatan,” ungkapnya.
Dengan menerima permintaan maaf, pertama dapat membawa kedamaian pada diri serta jiwa Anda. Kedua, memaafkan dapat membebaskan dari rasa amarah yang perlahan menggerogoti kebahagiaan diri. Ketiga, dengan memaafkan, diharapkan juga mampu memperbaiki hubungan yang mungkin sebelumnya telah rusak.
“Ingatlah bahwa segala sesuatunya dalam hidup membutuhkan proses. Memberikan maaf atas kesalahan seseorang yang menyakiti diri kita tentulah tidak mudah. Namun, menyimpan amarah dan energi negatif terlalu lama dalam diri juga tidak akan memberikan dampak yang bagus bagi kebahagiaan,” imbuhnya.
Reporter : Poeguh





