Bangkalan – Polda Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi dengan Kepala Daerah, Dinas Kesehatan (Dinkes), Polres dan Kodim se-Madura, Selasa (25/1/2022). Rapat dengan agenda medorong percepatan pencapaian vaksinasi di wilayah Madura tersebut digelar di Pendopo Agung Bangkalan.
Wakil Bupati (Wabup) Bangkalan Drs Mohni MM mewakili Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron memimpin jalannya rapat tersebut.
Dari Polda Jatim hadir lansgung Dir Binmas Kombes Pol Asep Irpan Rosadi, S.I.K., M.PA, Kabiddokkes Polda Jatim Kombespol dr. Erwin Zainul Hakim MARS dan Gito Hartono, Kepala Seksi Survelen Dan Imunisasi Dinkes Jatim. Dalam Rakor tersebut dibahas berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masing-masing daerah dalam upaya percepatan target vaksinasi.
“Rakor ini penting dilaksanakan, karena untuk terus mendorong tercapainya vaksinasi di semua Kabupaten di Madura termasuk di Bangkalan. Selain itu melalui rakor ini juga akan menyamakan persepsi untuk mencari solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi masing-masing daerah dalam mencapai target vaksinasi, terlebih lagi saat ini kita juga harus mengantissipasi masuknya virus baru varian omicron,” ujar Kombes Pol Asep Irpan Rosadi.
Rosadi mengatakan perlu melakukan pendekatan secara terus menerus kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya vaksinasi.
“Permasalahan yang terjadi di Madura ini, masyarakat sudah tekontaminasi dengan berbagai berita hoax tentang vaksin. Padahal vaksin ini sudah melalui tahap uji lab dan dinyatakan aman. Karena itu perlu upaya-upaya lebih untuk bisa mengajak masyarakat mau untuk divaksin termasuk bersinergi dengan berbagi pihak,” imbuhnya.
Sementara Wabup Mohni dalam kesempatan tersebut menjelasakan bahwa pencapaian vaksinasi Covid-19 di Bangkalan berdasarkan beberapa katagori diantaranya tenaga kesehatan dosis 1 sudah memenuhi target yaitu 128,35%, dosis 2 yaitu 124% dan dosis 3 sebesar94,25%. katagori pelayanan publik juga sudah memenuhi target yaitu dosis 1 135,69% dan dosis 2 111,95%.
“Untuk katagori lansia belum memenuhi target yaitu dosis 1 masih 56,32%, dosis 2 14,58%. Katagori masyarakat umum untuk dosis 1 juga belum memenuhi target, dosis 1 yaitu52,72% dan dosis 2 yaitu 28,05%. Sedangkan untuk remaja masih 57,55% untuk dosis 1 dan dosis 2 masih 40, 69%. Jumlah sasaran yang harus divaksin di Kabupaten Bangkalan sebanyak 825.180 orang, dimana kekurangan capaian dosis 1 untuk menuju 70% sebanyak 98.431 dosis kekurangan lansia dosis 1 menuju 60% sebanyak 3.409 dosis,” ujarnya.
Sedangkan untuk stock vaksin di Kabupaten Bangkalan sebanyak 56.820 dosis yang terdiri dari jumlah stock vaksin astrazeneca sebanyak 50 dosis, pfizer 2.568 dosis, moderna 298 dosis, janssen 5.015 dosis, sinopharm 2 dosis, sedangkan sinovac untuk vaksin anak dan dosis ke 2 sebanyak 48.887 dosis
Reporter : Jamaluddin/Rozaq





