Diduga Depresi, Pria Paruh Baya Asal Desa Mojowarno Bunuh Diri Kedalam Sumur

Harianradar.com – Warga Ds.mojowarno Kecamatan mojowarno, Kab. Jombang dikejutkan dengan ditemukanya Edy wijaya (73) warga Jl. Merdeka No 193 Rt 04 Rw 03 Ds. Mojowarno meninggal dunia di dalam sumur depan rumah nya, Selasa (04/08)

Menurut keterangan dari saksi yang akan membeli elpiji di kios korban yang saat itu di temui anak korban (pelapor), dan saksi menanyakan keberadaan korban, dan anak korban tidak mengetahuinya dimana ayahnya

Karena di rumah korban tidak ada, Kemudian Agung wijaya (anak korban) dan fatchurohman (saksi) sama-sama mencari korban, dan pada saat itu saksi dan bersama anak korban, melihat sandal korban di dekat sumur, dan saat itu saksi, dan anak korban melihat ke dalam sumur, Saat dilokasi Saksi dan anak korban melihat kedalam Sumur, Terlihat korban di dalam sumur melihat rambut korban, Setelah di ketahui korban sudah dalam keadaan meninggal dunia di dalam sumur.

Betapa terkejutnya ketika dirinya (anak korban) mengetahui orang tuanya sudah di temukan dalam keadaan meninggal dunia di dalam sumur depan rumah nya.

Atas kejadian tersebut saksi dan anak korban langsung melaporkan ke pihak polsek mojowarno

Mendapati laporan adanya orang meninggal dunia tersebut, Kapolsek Mojowarno bersama anggotanya langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) dan berkordianasi dengan KA SPKT serta Unit Identifikasi Polres jombang.

Dari keterangan anak korban sekitar 3 hari orang tuanya mengalami depresi di karenakan istri korban meninggal dunia pada hari sabtu tanggal 31 juli 2021 (terpapar covid 19)

Dari hasil pemeriksaan luar terhadap tubuh jenazah korban yang dilakukan tim identifikasi Polres Jombang dan petugas medis dari Dokter Puskesmas selorejo tidak diketemukan tanda-tanda bekas penganiyaan dalam tubuh korban

Perlu di ketahui, Petugas Yang Mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) AKP Yogas S.H. Kapolsek mojowarno, Piket spk dan piket reskrim polsek, mojowarno
Piket -SPKT dan tim identifikasi polres jombang
petugas Puskesmas selorejo

Di tempat yang berbeda Kapolsek Mojowarno AKBP. Yogas S.H. Mengatakan kepada awak media, Keluarga korban menyadari bahwa kejadian tersebut musibah dan murni karena bunuh diri & tidak mempermasalahkan, kemudian keluarga korban dan disaksikan oleh perangkat desa membuat pernyataan permohonan untuk tidak dilakukan otopsi dan segera dimakamkan.”Katanya

“Usai dilakukan pemeriksaan, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.”Pungkasnya

(imam)

Iklan Promo
Iklan Promo

Iklan Harian Radar!

Dapatkan penawaran menarik hanya untuk Anda. Jangan lewatkan kesempatan ini!

Hubungi Agen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *