Jatim, Harianradar.com – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia Jawa Timur (DPW PSI JATIM) menggandeng kerja sama bidang hukum dengan Bonafide En Law belum lama ini, tujuan dari kerja sama bidang hukum ini memberikan bantuan hukum kepada masyarakat yang memerlukan konsultasi hukum atau pendampingan masalah hukum.
Layanan hukum untuk masyarakat ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menemukan bantuan hukum yang bersedia mencarikan jalan keluar permasalahan hukum yang dihadapi masyarakat saat ini.
“Setiap keluhan tentang perkara hukum yang masuk ke DPW PSI Jatim, akan kami tindak lanjuti. Bersama Bonafide en Law, kita akan membantu mulai dari konsultasi dan jika perlu akan diberikan bantuan Advokat Pro Bono”, ungkap Fendy Pratama Juru Bicara DPW PSI Jawa Timur

Fendy Pratama selaku Juru Bicara DPW PSI JATIM menjelaskan bahwa masyarakat terkadang bingung atau tidak menemukan tempat untuk Konsultasi masalah hukum, sehingga dengan kerja sama ini, masyarakat akan semakin mudah untuk konsultasi bahkan bisa mendapatkan pendampingan bilaman diperlukan.
Pada pertemuan dengan Bonafide En Law kemarin, Hans Christoper Lrisnawangsa, S.H. juga sangat senang dapat bekerja sama dengan DPW PSI JATIM dalam bidang hukum, dirasa memang perlu kerja sama ini dapat memberikan akses kemudahan kepada masyarakat untuk permasalahan hukumnya
Bahkan bantuan ini diprioritaskan untuk masyarakat yang kurang dalam ekonomi, semoga menjadi jawaban untuk mereka.

“Kami selaku Bonafide in Law, sudah berkomitmen dengan DPW PSI Jawa Timur untuk membantu masyarakat yang kurang dalam hal ekonomi dalam menhadapi masalah Hukum” tambah Hans Christoper Krisnawangsa, S.H.
Bahkan belum lama ini DPW PSI JATIM mendapatkan laporan hukum dari masyarakat, prosesnya segera dilaksanakan dan ini komitmen yang baik dari DPW PSI JATIM untuk masyarakat.
Ketut Surya Putra, S.H. juga menjelaskan bahwa laporan yang masuk di DPW PSI JATIM sedang tahap proses dan hari ini kami menjelaskan proses peradilan yang akan ditempuh.
“Hari ini kami menjelaskan kepada keluarga korban tentang proses peradilan yang akan dimulai 1 juli untuk salah satu kasus laporan ke PSI” terang Ketut Surya Putra, S.H.
Reporter : UMR
Sumber : Media PSI





