Usai Curi Sepeda Motor, Pria Asal Pamekasan Madura Lebaran di Jeruji Besi

2 min read
Spread the love

Surabaya, Harianradar.com – Dalam rangka menunjang program kerja Prioritas Kapolri dibidang penegakan hukum dan keamanan Unit Reskrim Polsek Rungkut berhasil ringkus pria yang melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat), Selasa (04/05)

Berdasarkan Laporan Polisi LP-B/94/IV/RES 1.8/2021/Reskrim/Surabaya/SPKT Polsek Rungkut, tanggal 01 April 2021 atas nama pelapor Suwoto (41) warga Jalan Rungkut Lor Gang 3 Surabaya. Anggota Reskrim Polsek Rungkut yang dipimpin oleh Iptu Joko Soesanto berhasil membekuk pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan, sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 363 KUHP.

Menurut Iptu Joko Soesanto Kanit Reskrim Polsek Rungkut menjelaskan, bahwa kronologi bermula pada hari Rabu tanggal 31 Maret 2021 sekira jam 18.15 WIB. Tersangka mengambil sepeda motor milik korban yang sedang diparkir didepan teras rumah korban, di Jl. Rungkut Lor Gg. III No. 47-A Surabaya.

“Dengan cara menggunakan kunci kontak sepeda motor milik korban, yang 2 hari sebelumnya sudah diambil terlebih dahulu oleh tersangka yang waktu itu tertancap di sepeda motor korban.” Pungkasnya

Berdasarkan hasil lidik yang dilakukan oleh Anggota Reskrim Polsek Rungkut dan juga hasil rekaman CCTV yang didapat pada hari Kamis tanggal 01 April 2021 sekira jam 18.00 WIB.

“Anggota Reskrim Polsek Rungkut berhasil ringkus tersangka AL (30) warga Desa Sorok, Kecamatan Propoh, Kabupaten Pamekasan. Tersangka AL dibekuk Petugas di Jalan Rungkut Lor Gang III Surabaya.” Ujarnya.

Saat di intograsi polisi, Tersangka telah menjual sepeda motor korban ke seseorang di Pamekasan Madura dengan harga Rp.1.700.000,- (Satu Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Selanjutnya, Tersangka beserta barang bukti langsung dibawa ke Mapolsek Rungkut, Polrestabes Surabaya guna dilakukan proses lebih lanjut

Baca Juga  Kapolda Jatim; Mudik Lebaran, Kita Akan Lakukan Penyekatan di 7 Titik Perbatasan

“Adapun barang bukti yang diamankan, yaitu uang tunai sejumlah Rp. 800.000,- (sisa penjualan sepeda motor), 1 (satu) buah helm yang digunakan oleh tersangka pada waktu mengambil sepeda motor korban, 1 (satu) buah sarung digunakan oleh tersangka pada waktu mengambil sepeda motor korban, STNK sepeda motor milik korban.”Pungkas Iptu Joko Soesanto (Imam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *