Perbaikan Infrastruktur Digital Jadi Catatan Penting Kunjungan DPR-RI Untuk Pemkab Sidoarjo

Sidoarjo, Harianradar.com – Kunjungan Kerja tim Komisi II DPR-RI ke Kabupaten Sidoarjo membawa beberapa catatan penting, salah satunya adalah perbaikan infrastruktur digital yang harus tetap diupgrade oleh Pemkab Sidoarjo. Jumat (28/05)

Kegiatan yang digelar siang hingga sore tadi adalah bentuk kunjungan kerja dari tim Komisi II DPR-RI ke Kabupaten Sidoarjo untuk melihat dan menilik langsung berjalannya pelayanan publik yang ada di Mall Pelayanan Publik milik Pemkab Sidoarjo.

“Kami mengapresiasi ikhtiar dari Pemkab Sidoarjo untuk mengintegrasi pelayanan publik baik yang kewenangannya langsung dari pemkab atau dari beberapa instansi vertikal lainnya, tetapi ada beberapa hal yg menjadi catatan, Salah satunya perbaikan infrastruktur digital yang harus diupgrade,” Ujar Rifqinizami Karsayuda yang juga Anggota DPR-RI Komisi II.

Anggota DPR-RI dari Fraksi PDIP itu juga mengatakan bahwa catatan yang diberikannya bukan tanpa alasan, ia menganggap ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian pada kunjungan kali ini bahwa walaupun sudah satu pintu namun kecepatan pelayanannya juga masih patut dalam catatan.

Ia menyadari bahwa memang ada hal yang perlu diperhatikan, salah satunya pembaharuan data kependudukan. Pembaharuan data kependudukan memang memerlukan waktu yang cukup karena harud ada verifikasi ke mendagri untuk pemrosesan datanya.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor atau Gus Muhdlor yang siang tadi menyambut seluruh rombongan kunjungan kerja dari tim Anggota Komisi II DPR-RI tersebut menjelaskan bahwa respon yang diberikan dari seluruh Anggota DPR-RI cukup baik.

Gus Muhdlor menerima dengan baik beberapa catatan kecil terkait pelayanan publik yang dikunjungi oleh para legislator dari Jakarta siang tadi. Ia mengatakan jika perbaikan atau catatan yang diberikan akan menjadi bahan evaluasi untuk kinerja yang lebih baik lagi bagi Sidoarjo kedepan.

“Respon beliau-beliau cukup bagus, karena beliau melihat Sidoarjo merupakan salah satu kabupaten kota yang sudah melaksanakan pilot project yang patut untuk dikembangkan dan diadopsi dikawasan lain,” Terang Gus Muhdlor.

Dalam akhir sambutannya saat dikonfirmasi oleh awakmedia sore tadi ia juga berkomitmen untuk melakukan upaya digitalisasi kepada seluruh fragmen yang ada di Kabupaten Sidoarjo, Ia memberi salah satu program yang saat ini dinilai telah lebih baik secara grafik.

“Digitalisasi adalah kunci kita bisa bertahan dan melayanai harus didorong karna grafiknya naik. Kelihatan di plavon (salah satu prgoram dispendukcapil) itu 65% pengurusan sudah online, sedangkan 35% masih tatap muka,” Tambah Gus Muhdlor.

Kendati mendapat nilai 7,5 untuk pelayanan yang ada di Sidoarjo oleh DPR-RI namun Ia juga berharap kedepan bagi masyarakat Kabupaten Sidoarjo telah memasuki era digitalisai untuk mengurus seluruh perizinan yang ada, Hal tersebut sebutnya juga menjadi salah satu upaya untuk mengurangi sistem tatap muka di era pandemi.

“Harapan kami diakhir tahun sudah 75%, orang sidoarjo mulai untuk mengurus semua perizininan via online atau digital,” Pungkasnya. (imam)

Iklan Promo
Iklan Promo

Iklan Harian Radar!

Dapatkan penawaran menarik hanya untuk Anda. Jangan lewatkan kesempatan ini!

Hubungi Agen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *