Surabaya – Puncak hari terakhir turnamen spektakuler Junior to Senior (Jotosen) Dies Natalis Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) 63th, yang digelar di Bukit Darmo Golf serta Graha Famili, pesertanya membludak, para pegolf untuk merebutkan Hole in one senilai 2 Milyar dan emas 1 kg.
Totok Dwi Hariyono selaku ketua panitia penyelengara golf turnamen Jotosen Dies Natalis menjelaskan, turnamen golf terakhir Jotosen Dies Natalis, sebagai ajang silaturahmi dengan melibatkan dari PGA alumni ITS serta para pecinta golf Surabaya Jawa Timur.
“Sekitar 294 pegolf seluruh Indonesia yang mengikuti ajang turnamen Jotosen Dies Natalis pada Minggu (12/11/2023) pagi, dan dalam turnamen tersebut kita bagi dua lapangan, jadi 147 pegolf bermain di Bukit Darmo serta 147 pegolf di Graha Famili, untuk puncak acaranya nanti di Bukit Darmo,” jelas Totok, kepada wartawan harianradar.com.

Totok menuturkan, sebenarnya rangkaian dari acara turnamen jotosen Dies Natalis adalah the biggest golf turnamen karena turnamen tersebut berlangsung selama 5 hari berturut-turut di dua lapangan Graha Family dan Bukit Darmo Golf.
“Awal dari turnamen jotosen Dies Natalis yang berlangsung pada 8 November sampai dengan 10 November itu turnamen Junior, kemudian pada 11 November kemarin itu merupakan turnamen antar alumni perguruan tinggi dan Mahasiswa se-indonesia,” ungkap Totok.
Disingung terkait apa pertimbangan mengadakan turnamen jotosen Dies Natalis tersebut, tujuan satu yakni sebagai ajang silaturahmi antar alumni ITS dan golfer di seluruh Indonesia pada umumnya.

“Kedua PGA ITS juga ingin berkontribusi untuk mengembangkan atlet junior golfer, kemudian kedepannya PGA ITS kepingin turnamen junior lebih besar dan berkembang lagi,” tutur Totok.
Totok menambahkan, untuk jumlah pegolf yang aktif sampai saat ini dari PGA ITS di seluruh Indonesia sekitar 400 orang pegolf diantaranya Jakarta, Bandung dan Surabaya.





