Surabaya – Satpol PP Provinsi Jatim dan Kepolisian Polda Jatim melaksanakan patroli jam malam serta membubarkan kerumunan orang di Jalan Kaca Piring Surabaya, pada Senin (30/8/2021).
Perlu diketahui, salah satunya yaitu Mi Setan di Jalan Kaca Piring, petugas membubarkan kerumunan orang dan meminta kepada pedagang maupun pembeli agar segera menyudai dan pulang di rumah masing – masing.
Dalam rangka Patroli keliling untuk menghimbau kepada pedagang maupun pembeli yang masih buka agar membubarkan diri dan pulang ke rumah.
Kegiatan ini dimulai dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Satpol PP Provinsi Jatim. Septo Yusufi S.T. selaku Ahli Pertama.

Untuk sasaran Operasi tersebut di sepanjang Jalan Ngagel, Jalan Kaca Piring, Jalan Ngaglik, Jalan Kapas Krampung dan Jalan Rahkah Surabaya.
Di tempat yang berbeda petugas juga mendapati permainan seperti Bilyard di Jalan Rahkah Surabaya, yang sengaja masih buka dan menyediakan tempat kaula muda yang berkerumunan, petugas langsung memberikan sangsi tegas kepada pemiliknya untuk disita Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan membubarkan.
Septo Yusufi selaku Ahli Pertama Satpol PP Provinsi Jatim mengatakan, kegiatan patroli malam terus kami lakukan setiap hari dalam rangka memutus rantai penyebaran covid-19.
“Dan sebagaimana yang telah diinstruksikan sesuai Inmendagri no 35 Tahun 2021, kami dari Satpol PP Provinsi Jatim akan tetap melaksanakan tugas patroli PPKM Level 3 dan memberikan himbauan kepada pengusaha maupun pemilik warung, kafe termasuk restoran untuk menutup segala kegiatan pada pukul 20.00 WIB,” terang Septo.

Masih kata Septo, apabila kebijakan tersebut tidak bisa dimaklumi oleh para pengusaha, maka angota Satpol PP Provinsi Jatim akan mengambil tindakan tegas berupa penyitaan KTP.
Septo Yusufi menambahkan, kegiatan tersebut dilakukan guna memberikan himbauan kepada masyarakat Surabaya, agar tidak berkumpul-kumpul atau membuat keramaian di suatu tempat karena bisa memicu penularan covid-19.
“Kegiatan seperti tadi akan terus kita laksanakan Step By Step ke seluruh Kota Pahlawan, agar masyarakat Surabaya tahu bahwa berkumpul akan mempermudah penyebaran covid-19. Kami mengimbau kepada masyarakat agar berdiam diri di rumah bersama keluarga. Itu lebih bagus untuk mencegahnya penyebarannya covid-19″ terang Septo.
Septo juga mengimbau para orangtua yang anaknya masih bersekolah agar orangtua mengawasi supaya tidak keluar dari rumah.
Anak-anak diwajibkan belajar di rumah, dan tidak bermain atau nongkrong dengan teman-temannya di luar rumah tanpa pengawasan orang tua.
(sul/sul)





