Surabaya, Harianradar.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur sediakan empat lokasi isolasi atau karantina untuk 317 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang telah terkonfirmasi positif covid-19 setelah pulang dari berbagai negara mereka bekerja. Rabu (30/06/2021).
Hingga hari ini, rilis data yang didapat dari Laporan Harian Posko Penangan Pulangan PMI Jawa Timur yang dipantau langsung oleh Pemerintah Provinsi telah menemukan 18 kasus temuan baru positif covid-19 pada PMI.
Kepala UPT Pelayanan dan Perlindungan Tenaga Kerja (UPT P2TK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur, Budi Raharjo memaparkan bahwa segala upaya telah dilakukan oleh Pemerintah guna menekan angka covid-19 yang semakin meninggi, dalam hal ini juga diutamakan bagi ribuan PMI yang berpulang dan masuk Indonesia.
“Beragam upaya dilakukan pemerintah untuk mencegah penyebaran virus Covid- 19 ini. Karantina menjadi kewajiban PMI yang baru tiba di Tanah Air agar. Selain di Asram Haji Surabaya, karantina juga dilakukan di balai Diklat Kemenag di Ketintang Surabaya,” Ujar Budi Raharjo.
Lebih lanjut, dari perkembangan informasi yang diperoleh. Pemprov Jatim menunjuk lima venue untuk PMI yang dinyatakan positif covid-19, yakni Rumah Sakit Lapangan Indrapura sebanyak 246 orang, Rumah Sakit dr Soetomo sebanyak 12 orang, Isolasi Zam-zam sebanyak 2 orang, Isolasi di kabupaten dan kota sebanyak 2 orang dan lain-lain seperti isolasi mandiri sebanyak 55 orang.
Tidak hanya itu, Kepala UPT Asrama Haji membenarkan jika rombongan PMI yang datang dari Bandara Juanda tidak langsung pulang ke daerahnya masing-masing, namun ribuan PMI tersebut melalui mekanisme screening dan ditampung di Asrama Haji terlebih dahulu.
“Dari juanda tidak langsung dipulangkan tapi diarahkan atau ditampung disini dulu melewati proses registrasi, dan swab. Setelah swab di hari kedatangan, hasil bisa dilihat 1×24 jam jika negatif dihari berikutnya mereka akan dijemput oleh pemkab dan pemkot masing-masing, dibawa kedaerah setelah itu menjalani isolasi atau karantina lanjutan,” Ujar Kepala UPT Asrama Haji, Gianto saat ditemui di kantor.
Sejak dilakukannya screening pada PMI yang tiba di Tanah Air, informasi terupdate hingga saat ini Pemprov Jatim telah melakukan pemeriksaan secara Swab PCR pada 17.509 PMI. Dari jumlah tersebut sebanyak 16.801 dinyatakan negatif. (im/jar)





